Siapa Penantang Kuat Dua Petahana Pilkada Sukabumi?

Ilustrasi: Pilkada 2020 (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

KABUPATEN SUKABUMI, PemiluUpdate.com – Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono resmi menantang Bupati Sukabumi Marwan Hamami pada perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Sukabumi 2020. Dua petahana saling berhadapan memperebutkan posisi nomor satu di salah satu kabupaten di Jawa Barat ini.

Adjo telah mendaftar di sekretariat Badan Pemenangan Kepala Daerah (Bapda) Partai Gerindra Sukabumi pada Minggu (27/10/2019).

Alhamdulillah, saya sudah mengambil dan mengisi, kemudian menyerahkan formulir sebagai bakal calon Bupati Sukabumi dari Gerindra. Daratan maupun lautan yang diterapkan oleh Partai Gerindra, insyaallah akan saya lalui dan laksanakan,” kata Adjo kepada pers usai mengisi formulir.

Dia menegaskan memilih Gerindra sebagai kendaraannya pada pilkada tahun depan karena memiliki kesamaan visi dan misi dalam membangun Sukabumi ke depan.

“Mohon doanya, mudah-mudahan proses ini lancar, saya bisa diusung oleh Partai Gerindra sebagai calon Bupati Sukabumi,” tutur Adjo, yang pernah menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi.

Marwan sendiri sudah mengantongi restu Partai Golkar. Dalam Rapat Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Sukabumi pada Juli 2019, peserta secara mufakat mengusung Marwan sebagai calon di Pilkada Sukabumi 2020.


Calon PKS

Calon lain, Ketua Komisi III DPRD Sukabumi Anjak Priatama Sukma. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini didorong partainya maju Pilkada 2020, namun belum ditetapkan sebagai posisi calon bupati atau wakil bupati.

Saat ini, Anjak masih menjalin komunikasi intensif dengan pihak Marwan Hamami dan Adjo Sardjono.

“Amanat partai kalau bisa F1 (bupati), tetapi juga akan sangat tergantung dari peta politik nanti. Siapa sebenarnya kandidat atau person yang memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi biasanya dia yang F1. Nanti kita lihat juga hasil negosiasi di koalisi partai dan kandidat,” papar Anjak kepada jurnalis di Sukabumi.

Anjak mengungkapkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS sudah merekomendasikan dirinya maju dalam Pilkada 2020 ke tingkat provinsi atau Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS. Proses selanjutnya adalah dibuatkan surat dari DPW ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.


Kapabilitas Penantang

Terpisah, pengamat politik Munandi Saleh berpendapat salah satu syarat untuk menantang Marwan dan Adjo, yakni yang bersangkutan harus memiliki kapabilitas yang kedua petahana tersebut.

“Jika pertahana ini dianggap dalam sepakbola sudah menjadi pemain profesional, dengan popularitas dan elektabilitas yang sudah teruji. Jika ingin mengimbanginya harus setara, kalau bisa lebih,” papar Munandi saat dihubungi wartawan di Sukabumi.

Menurutnya, belum secara jelas sosok penantang serius pertahana. Ada beberapa orang yang sudah mendeklarikan diri, namun belum dipastikan bakal resmi sebagai calon karena belum diajukan partai politik (parpol). []NTO


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here