Usai Ditetapkan Kalah Pilpres, Beredar Surat Penyidikan Prabowo Tersangka Makar

Prabowo Subianto (Istimewa/WAG Ranups Cakra Donya)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengonfirmasi pihak Polda Metro Jaya telah menetapkan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto sebagai tersangka kasus makar.

“Kami sudah terima, dikirim tadi pukul 01.30 WIB. Salinan itu akan kami pelajari dan kaji lebih dalam untuk kemudian memutuskan langkah-langkah yang diambil atas SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) yang kami terima tersebut,” kata Dasco, seperti dilansir cnnindonesia.com, Selasa, 21 Mei 2019.

Dalam salinan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diperoleh PemiluUpdate.com tertera Capres Prabowo, yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra, dilaporkan oleh Dr. Suriyanto, S.H., M.H., M.Kn. ke Bareskrim pada 19 April 2019. Setelah melalui beberapa tahap, penyidik Polda Metro Jaya menerbitkan SPDP pada 17 Mei 2019.

Pelanggaran hukum yang disangkakan kepada Prabowo, yakni Pasal 107 KUHP dan atau pasal 110 junto Pasal 87 dan atau Pasal 14 Ayat (1) dan Ayat (2) dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1/1946.

Prabowo bersama-sama dengan advokat dan aktivis Eggi Sudjana diduga melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara/makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat, dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau tidak lengkap.

Salah satu lokasi kejadiannya di Jl. Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 17 April 2019.

Salinan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) (Istimewa/WAG KRPJ)

Capres dan elit Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga pada Senin malam berencana menjenguk Eggi yang ditahan di markas Polda Metro Jaya. Rombongan Prabowo tak diperkenankan masuk dengan alasan waktu besuk telah habis.

Saat di Polda Metro Jaya belum ada informasi mengenai status tersangka Prabowo. Jika salinan SPDP yang beredar luas asli, polisi tampaknya menunggu pengumuman hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pilpres dan Pileg 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa dini hari (21/5/2019).

Kubu Pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno menolak hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019. Saksi pihak Prabowo-Sandiaga yang mengikuti rapat pleno KPU menolak menandatangani berita acara rekapitulasi. []ALY


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here