Polda Metro Tarik Surat Perintah Penyidikan Kasus Makar Terlapor Prabowo

Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono (Istimewa/news.bbmessaging.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menegaskan penyidik Direktorat Reserse Umum Khusus Polda Metro Jaya telah menarik Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP), dengan terlapor Prabowo Subianto –calon presiden dan ketua umum DPP Partai Gerindra.

“Karena perlu dilakukan croos check dengan alat bukti lain, oleh karena itu belum perlu sidik, maka SPDP ditarik,” aku Argo saat dihubungi jurnalis, Selasa, 22 Mei 2019.

Ditambahkan, penarikan SPDP didasari beberapa pertimbangan. Prabowo adalah tokoh bangsa. Selain itu, nama Prabowo hanya disebut oleh tersangka makar Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma, yang kini sudah ditahan.

“Bapak Prabowo merupakan tokoh bangsa yang harus dihormati. Dari hasil analisis penyidik bahwa belum waktunya diterbitkan SPDP karena pak Prabowo hanya disebut namanya oleh tersangka Eggi Sudjana dan Lius,” kata Argo.

Polisi, menurut Argo, masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut. Belum waktunya ke tahap penyidikan.


Gerindra Membantah

Terpisah, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad belakangan membantah Prabowo Subianto telah berstatus tersangka makar. Menurutnya, dalam Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) penyidik Polda Metro Jaya menempatkan Prabowo sebagai terlapor saja.

“Tidak benar telah terbit SPDP terhadap Pak Prabowo terkait kasus makar. Yang ada adalah SPDP terhadap Pak Eggi Sudjana,” kata Sufmi, seperti dilansir viva.co.id, Selasa, 21 Mei 2019.

Ditambahkan, Prabowo memang turut dijadikan terlapor oleh pelapor, tetapi statusnya bukan tersangka bahkan juga bukan saksi.

“Tidak ada setitik faktapun yang bisa mengaitkan Pak Prabowo dengan tuduhan makar. Sebagaimana kita tahu bahwa Pak Prabowo senantiasa berjuang dalam koridor hukum dan konstitusi,” Sufmi menambahkan. []ALY/HDN


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here