Satu Lagi Pendukung Prabowo-Sandiaga Ditahan Polisi, Sangkaan Makar

Lieus Sungkharisma (Istimewa/youtube.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Polri kembali menjebloskan tokoh pendukung Pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto-Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno. Kali ini Lieus Sungkharisma mendekam dibalik jeruji tahanan polisi sejak Senin, 20 Mei 2019.

Sama dengan beberapa pentolan kubu pasangan calon (paslon) nomor urut 02 laiinya, Lieus ditahan dan menjadi tersangka kasus rencana makar terhadap pemerintah.

Polisi menangkap Lieus di Apartemen Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Polisi menggelandang aktivis ini dari kamar 614 pada sekitar pukul 06.40 WIB.

“Ya, (sudah jadi tersangka),” Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengonfirmasi kepada pers di Jakarta, Senin, 20 Mei 2019.

Tiba di markas Polda Metro Jaya, Lieus kepada jurnalis mengatakan dirinya diperlakukan tidak adil. “Saya ditahan padahal baru dua kali pemanggilan. Ya, sudah saya ikuti. Saya langsung ditarik. Jadi tidak adil ini,” ujar Lieus.

Dengan sangkaan kasus makar, Lieus digelandang dari lokasi penangkapan hingga menuju bilik tahanan dalam kondisi tangan diborgol.

“Tidak apa-apa buat saya. Ini namanya perjuangan, yang tidak pernah bikin takut rakyat. Rakyat akan terus berjuang bukan karena ditangkap atau dipanggil,” tukas Lieus. Tambahnya, “Pokoknya saya hadapi semua. Saya sudah bilang polisi kalau saya tidak akan jawab satu patah kata pun. Dia mau tulis apapun. (Saya) mana ada takutnya. Kami berjuang untuk kedaulatan rakyat.”

Bareskrim Markas Besar Polri melimpahkan berkas laporan Lieus ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Lieus dilaporkan atas tindak pidana penyebaran berita bohong dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 serta keamanan negara atau makar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.

Pelapornya Eman Soleman, yang disebutkan berprofesi wiraswasta. Eman melapor ke Bareskrim pada 7 Mei 2019.


Pentolan Lain

Sebelum Lieus, advokat dan aktivis Alumni Persaudaraan 212 Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka kasus makar. Dia dituduh menyerukan makar, saat berpidato di depan kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Eggi dijerat pasal tentang menyiarkan suatu kabar yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat yang diatur dalam Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Eggi ditahan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya pada Selasa (14 Mei 2019).

Pentolan pendukung Paslon Prabowo-Sandiaga yang juga berhadapan tuduhan perencana makar namun belum ditahan, yakni Permadi Satrio Wiwoho, Kivlan Zen, dan Amien Rais. []RMK

[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here