Pengacara Bantah Imam Nahrawi Nikmati Uang Suap Korupsi Dana Hibah KONI

Imam Nahrawi (Istimewa/medcom.id)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi membantah informasi bahwa dirinya pernah menerima uang sebesar Rp11,5 miliar dari Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy. Uang suap itu disampaikan melalui Miftahul Ulum, asisten pribadinya.

Kabar aliran uang tersebut terkait dengan kasus korupsi suap penyaluran dana hibah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ke KONI. Kasus ini ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan telah disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Bantahan Menpora Imam itu disampaikan Soesilo Ariwibowo, penasihat hukumnya, kepada pers di Jakarta, Senin siang, 13 Mei 2019.

Soesilo mengungkapkan Miftahul saat bersaksi dalam persidangan korupsi suap dana hibah KONI yang menghadirkan terdakwa Ending telah membantah dirinya menerima suap dimaksud.

“Dalam persidangan, (Miftahul) Ulum sebagai aspri (asisten pribadi) membantah menerima uang. Bagaimana bisa sampai ke Menteri?” tukas Soesilo.

Soesilo juga mengaku pernah menanyakan langsung ke Imam terkait aliran dana haram ke Sang Menteri. Imam, menurut Soesilo, tegas menjawab dirinya sama sekali tak menikmati uang korupsi suap. “Saya sudah tanya ke Pak Imam, tidak ada,” Soesilo berusaha meyakinkan.

Terseretnya nama Imam Nahrawi dalam pusaran kasus korupsi suap dana hibah KONI sempat memicu ramaikan kabar burung Sang Menteri mengundurkan diri. Hal ini meruyak ketika Imam menemui Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu. Padahal, Imam melapor rencana keikutsertaan Indonesia pada Sea Games 2019 di Filipina. []RMK


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here