Kubu Prabowo-Sandiaga Tuntut Pilpres Ulang di 8.146 TPS di Jawa Tengah

Ferry Mursidan Baldan (Istimewa/balaikita.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Saksi Pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto-Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno (02) menolak hasil rekapitulasi penghitungan suara manual Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah.

Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Ferry Mursidan Baldan menyatakan pihaknya memiliki dasar kuat sehingga tidak ikut menandatangani hasil rekapitulasi. “Karena banyak kejadian,” ungkap Ferry di kantor KPU, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019.

Menurut Ferry, proses rekapitulasi penghitungan suara oleh KPU Jawa Tengah (Jateng) sarat kecurangan dan intrik. Karena gelombang pelanggaran kasat mata, kata Ferry, kubu pasangan calon (paslon) nomor urut 02 menolak hasil rekapitulasi sebab mencederai kedaulatan rakyat.

Ferry menyebutkan salah satu bentuk kecurangan penyelenggara pemilu setempat, yakni saksi Prabowo-Sandiaga tidak diperkenankan menyaksikan rekapitulasi penghitungan di tingkat kecamatan.

“Tidak semua C1 plano dipasang tujuh hari setelah pemungutan suara. Penukaran hasil rekap C1 tidak sebagaimana mestinya,” tutur Ferry, menteri Agraria dan Tataruang periode 2014-2016.

Atas penyimpangan peraturan pemilu secara brutal, kata Ferry lagi, paslon penantang menuntut penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Jateng. BPN Prabowo-Sandiaga mencatat PSU sepantasnya digelar di 8.146 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ditambahkan, kubu 02 tidak pilih-pilih provinsi ketika menyampaikan penolakan hasil rekapitulasi penghitungan suara manual. Dasarnya tergantung apakah terjadi penyimpangan atau kecurangan dalam pelaksanaan pemilu.

Saksi Prabowo-Sandiaga tidak hanya menolak rekapitulasi manual di provinsi yang dimenangkan Paslon Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Menurut Ferry, saksinya juga menolak hasil rekapitulasi manual di provinsi yang dimenangkan kubu 02.

“Di Jawa Barat juga kami persoalkan. Di Banten dan DKI Jakarta juga. Ada yang nggak ditandatangani juga oleh saksi kami di sana. Ini bukan sesuatu soal angka menang-kalah tetapi soal kedaulatan rakyat,” tegas Ferry. []ALY


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here