‘KPU Rakyat’: Prabowo-Sandiaga Unggul 53 Persen, Jokowi-Ma’ruf 47 Persen

BANDUNG, PemiluUpdate.com – Sebuah potongan video beredar di Whatsapp Group (WAG) akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB). Menyebutkan diri “KPU Rakyat”, seorang pria mempresentasikan hasil tabulasi penghitungan suara Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

KPU Rakyat menyebutkan real count yang dilakukannya dapat dipertanggungjawabkan karena berdasarkan data formulir model C1 dan DA1 resmi, yang terverifikasi. Berbeda dengan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang diakui komisionernya cacat akibat banyak kasus salah input.

Dijelaskan, jika perolehan suara Pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto-Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno (02) berada di titik antara 43-44 persen pada Situng KPU sejak 17 April 2019, berbeda dengan hasil penghitungan KPU Rakyat.

Termasuk saat Situng KPU telah menginput data perolehan suara dari 61,03 persen Tempat Pemungutan Suara (TPS). Saat itu Situng KPU telah merekapitulasi suara dari 108 juta pemilih. Sementara KPU Rakyat sudah menginput 93 juta suara pemilih.

Persentase perolehan suara Pasangan Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin (01) menurut versi Situng KPU, seperti diketahui umum, unggul. Sedangkan Pasangan Calon (Paslon) Prabowo-Sandiaga tetap dikisaran 43-44 persen.

Sedangkan KPU Rakyat menempatkan Paslon 02 unggul dengan perolehan 53 persen suara nasional versus Paslon 01 mengantongi 47 persen.

[Baca juga: Situng Dikendalikan ‘Intruder’, Pakar ITB Usul KPU Hentikan Penghitungan Suara]

Petugas KPU Rakyat menjelaskan upaya rekapitulasi penghitungan suara Pilpres 2019 dilakukannya guna “memaksa” KPU berlaku jujur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai penyelenggara pemilu.

KPU Rakyat sendiri dapat menjalankan perannya berkat sumbangan data masyarakat luas dari seluruh provinsi. KPU Rakyat berpendapat kepedulian masyarakat menyetorkan data C1 dan DA1 menunjukkan semangat rakyat menyelamatkan demokrasi Indonesia.

Rekapitulasi Situng KPU pada Senin malam, 13 Mei 2019 (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

Redaksi PemiluUpdate.com menemukan video tersebut pada Senin malam, 13 Mei 2019. Guna mengonfirmasi validitas video ini, PemiluUpdate.com menghubungi salah seorang guru besar ITB via telepon yang juga mengetahui keberadaan presentasi KPU Rakyat dimaksud.

Atas posisinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Sang Profesor meminta jatidirinya tidak dipublikasi.

Sumber PemiluUpdate.com tersebut mengaku dirinya tidak mengetahui persis pihak di belakang KPU Rakyat. “Saya tentu tidak berurusan dengan hal semacam ini karena saya ASN. Namun, memang ada teman-teman ITB yang ikut melakukan penghitungan suara pemilu. Mereka itu mantan-mantan ITB,” kata Sang Profesor. []BIH


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here