Pengurus Pusat dan Daerah PAN Tanda Tangani Petisi Bara Hasibuan Dipecat

Bara Hasibuan (Istimewa/breakingnews.co.id)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Partai Amanat Nasional (PAN) memanas. Sejumlah pengurus DPP dan daerah mendesak pengurus pusat agar memecat Bara Hasibuan sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN. Tak hanya mencopot jabatannya, Bara juga dihekendaki tak lagi sebagai anggota PAN.

Desakan itu termaktub melalui petisi yang beredar melalui aplikasi WhatsApp. Salah satu petinggi yang namanya tercantum, yakni Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Soni Sumarsono. Hingga Minggu siang terdapat seratus lebih kader yang menyetujui petisi.

“Petisi ini tentu terkait sikap Saudaraku Bara Hasibuan, yang berbeda dengan apa yang telah menjadi keputusan Rakernas PAN,” kata Soni mengonfirmasi adanya gerakan agar Bara ditendang keluar PAN, Minggu, 28 April 2019.

Jabatan dan keanggotaan Bara digugat karena gerakannya yang hendak membawa PAN bergabung Koalisi Indonesia Maju atau Pasangan Calon (Paslon) Presiden Joko Widodo atau Jokowi-Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Langkah Bara kian mencuat menjelang dan pasca pemungutan suara Pemilu 2019 pada 17 April.

“Siapapun yang tidak patuh terhadap hasil Rakernas PAN yang telah memutuskan mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga sebagai capres dan cawapres 2019 maka partai harus memberikan sanksi yang tegas,” tandas Soni lagi.

Ditambahkan, Bara sebagai elit PAN seharusnya memberikan contoh yang baik. Dalam hal ini sikap tunduk-patuh atas keputusan partai soal arah koalisi PAN pada Pemilu 2019.

Selain Bara, Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto juga secara terbuka menghendaki PAN merapat ke kubu Jokowi-Ma’ruf. Wali Kota Bogor ini mengatakan sikapnya sesuai dengan cita-cita awal reformasi.


Bara Pertanyakan Kesalahannya

Atas petisi tersebut, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PAN Bara Hasibuan mempertanyakan kesalahannya sehingga hendak dipecat. Menurutnya, upayanya membalik arah dukungan PAN demi kepentingan partai.

“Saya tidak merasa ada yang salah dengan apa yang saya lakukan. Saya adalah Waketum DPP. Saya juga ikut mendirikan partai ini. Saya cinta pada PAN. Apa yang saya lakukan demi kepentingan PAN. Jadi, buktikan apa salah saya dalam hal ini,” tantang Bara di komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Saat itu, Bara membela Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kalimantan Selatan Muhidin yang menyatakan secara terbuka dukungannya kepada Jokowi-Ma’ruf.

Bara menyatakan dirinya tidak setuju jika partai asal memecat kader yang memiliki sikap berbeda. []RMK/HDN


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here