Hitung Cepat Lembaga Survei ‘Pro Jokowi’ Terbukti Meleset di Bengkulu

Penghitungan suara di TPS (Dok. Ridwan Ewako/PemiluUpdate.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Data hitung cepat (quick count) hasil Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2019 berbagai lembaga survei yang memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Presiden Joko Widodo atau Jokowi-Wakil Presiden Ma’ruf Amin, tidak sesuai fakta riil di lapangan. Kasusnya terjadi wilayah Bengkulu.

Hal itu dipastikan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu merampungkan penghitungan suara berdasarkan pemindaian formulir C-1 atau hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Berdasarkan Sistem Informasi Penghitungan (Situng) KPU yang dipublikasi luas via situs web pemilu2019.kpu.go.id, pada pukul 23.15 WIB, Jumat, 26 April 2019, perolehan suara pasangan Paslon Jokowi-Ma’ruf kalah tipis oleh Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Dari 6.165 TPS di Bengkulu, paslon nomor urut 01 (Jokowi-Ma’ruf) meraih 582,564 suara atau 49,87 persen. Sedangkan paslon nomor urut 02 (Prabowo-Sandiaga) mengantongi 585,521 suara atau 50,13 persen. Selisih suara keduanya adalah 2.957.

Hasil tersebut berbeda dengan yang rilis berbagai lembaga survei yang selama ini “cenderung memenangkan atau pro Jokowi-Ma’ruf”. Poltracking dan Median misalnya, keduanya menyebutkan paslon nomor urut 01 unggul di Bengkulu.

Data yang dikutip dari Instagram Poltracking Indonesia @poltracking pada Sabtu 27 April 2019 menyebutkan hasil quick count Pilpres 2019 di Provinsi Bengkulu: paslon petahana meraih 58,78 persen suara dan Prabowo-Sandiaga 41,22 persen.

Median melalui situs webnya, situpat.id, mengumumkan Jokowi-Ma’ruf Amin unggul atas Prabowo-Sandi di Bengkulu. Tidak disebutkan persentasenya. []RMK


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here