‘Sweeping’ Spanduk dan Bendera GARBI di Stadiun Gelora Bung Karno

Ilustrasi: Kegiatan Garbi | Foto: Dok. PemiluUpdate.com

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) mempersoalkan raibnya spanduk dan bendera mereka di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Tepatnya di agenda kampanye terbuka Pasangan Calon (Paslon) Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno, Minggu pagi, 7 April 2019.

Rilis Garbi kepada PemiluUpdate.com menyebutkan sorang relawan Garbi Kembangan, Jakarta Barat, melaporkan sekelompok pria Korsad dari partai tertentu ingin menurunkan spanduk bertuliskan “GARBI dukung Indonesia Menang”. Khususnya spanduk besar yang dipasang di salah satu tribun SUGBK.

Tidak disebutkan partai politik (parpol) dimaksud dalam rilis. Namun, Korsad dimaksud kemungkinan besar merujuk Korps Satuan Tugas Keadilan, elemen Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dijelaskan, spanduk tersebut sudah dipasang sejak Sabtu siang (6/4/2019). Fotonya sudah beredar di media sosial.

Ketika pintu kuning SUGBK dibuka pada Minggu (7/4/2019) sekitar pukul 00.30 WIB, masuklah sekelompok Korsad mendekati spanduk dimaksud.

Kelompok Korsad meminta secara kasar kepada relawan GARBI yang ada di lokasi agar menurunkan spanduk. Alasannya adalah partainya hendak menempati tribun tersebut.

Kelompok Korsad dipimpin oleh Iwan yang bercirikan badan tegap dan botak. Menurut Iwan, hanya parpolnya saja yang dapat menempati tribun. Spanduk dan bendera ormas Garbi, katanya, tidak kondusif di acara SUGBK.

Tentunya saja, masih berdasar rilis yang ditandatangani Pengurus Garbi Ibukota Jakarta Ardy Purnawan Sani, relawan Garbi tidak menerima alasan tersebut.

“Kami telah menjaganya sejak Sabtu siang dan bersabar menjaganya. Kami menempati (tribun) atas koordinasi dengan panitia. Ini adalah titik kumpul dan identitas Garbi di Gelora Bung Karno,” jawab sang relawan.

Pertengkaran mulut terjadi. Relawan Garbi tetap bersabar menghadapi ancaman Korsad.

Saat koordinator dan rombongan Garbi Jakarta Timur yang dipimpin Fauzi tiba di tempat untuk mendamaikan. Dia menjelaskan bahwa spanduk Garbi sudah lebih dahulu terpasang. Kelompok Korsad akhirnya meninggalkan lokasi.

[Baca juga: Arah Baru Indonesia]

Relawan Garbi melaporkan bahwa bendera dan spanduk Garbi di lokasi lain banyak yang hilang saat anggota Korsad memasuki areal kampanye yang didahului salat subuh berjamaah.

Berdasarkan pantauan Ardy, Korsad melakukan sweeping bendera dan spanduk Garbi seketika memasuki stadion terbesar Indonesia itu. Atas tindakan Korsad, Garbi bersikap mengedepankan persaudaraan dan kesolidan keberagaman demi memenangkan paslon nomor urut 02; Prabowo-Sandiaga.

Pembentukan ormas Garbi dimotori mantan Presiden PKS Anis Matta dan politikus PKS Fahri Hamzah.

Ilustrasi: Anis Matta (Istimewa/youtube.com)


Teladani Nabi

Hidayat Matnoer, ketua harian Garbi Ibukota Jakarta, mengatakan atribut dan identitas organisasi seharusnya bukan persoalan besar di acara kampanye terbuka di SUGBK tersebut. Hal terpenting adalah substansi tujuan acara, yakni mewujudkan kemenangan paslon nomor urut 02 pada Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Garbi meyakini Paslon Prabowo-Sandiaga keluar sebagai pemenang, sebagaimana pada Pilkada DKI Jakarta yang mengantarkan Anis Baswedan menjadi Gubernur dengan mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai gubernur petahana.

[Baca juga: Hijrah]

Masih sekaitan persoalan itu, Ketua Umum Garbi Fery A. Ibrahim menegaskan tindakan sewenang-wenang Korsad tersebut tidak layak ditiru siapapun. Garbi tidak akan membalasnya dengan cara serupa.

Menurut Fery, Garbi ingin meneladani Nabi Muhammad SAW saat para pembencinya di Thaif melukai kaki dan badan beliau dengan batu dan cercaan. Beliau malah mendoakan agar keluarga dan keturunan mereka menjadi pengikut setia ajarannya.

Semoga para pembenci Garbi, menurut Fery lagi, segera mengalihkan konsentrasinya kepada upaya kemenangan Prabowo sebagai Presiden RI ke-08. []HDN


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here