MUI Rilis Fatwa Haram Golput Bukan Karena Ma’ruf Amin Cawapres

Ilustrasi: Golput (Istimewa/nusantaranews.co)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat bidang Fatwa Prof. Dr. Huzaimah T. Yanggo menegaskan fatwa haram terhadap kegiatan golput tidak memakai hak pilih pada pemilihan umum (pemilu) telah dirilis sejak 2009.

“Tidak ada kaitannya dengan pencalonan Kiai Ma’ruf Amien karena fatwa ini sudah ada sejak tahun 2009, ketika pertemuan ulama di Padang Panjang,” ujar Huzaimah saat Diskusi Empat Pilar bertema “Efektivitas Fatwa Haram Golput Tingkatkan Partisipasi Pemilih” di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 1 April 2019.

Ma’ruf Amien pada Pemilu 2019 maju sebagai kandidat wakil presiden (cawapres). Ia mendampingi Joko Widodo sebagai pasangan calon (capslon) petahana. Ma’ruf adalah Ketua Umum nonaktif MUI Pusat. Ia mengundurkan diri karena mengikuti kontestasi pemilu.

Selain itu, Huzaimah mengatakan pada poin kelima fatwa dimaksud disebutkan bahwa siapa yang tidak memilih sama sekali pada pemilu, padahal ada calon yang memenuhi syarat, maka haram hukumnya tidak memilih pemimpin tersebut.

Umat Islam, menurutnya, wajib hukumnya memilih pemimpin. “Karena berkaitan dengan kemaslahatan umat,” jelasnya.

Mengenai syarat seorang pemimpin, kata Huzaimah lagi, yang bersangkutan harus memiliki sifat-sifat sidiq atau terpercaya, amanah, tabligh atau menerima aspirasi, dan fathanah atau memiliki kemampuan untuk memimpin. []RMK


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here