Laporan Sumbangan Dana Kampanye Wajib Disertai Bukti Transaksi

Ilustrasi: Uang rupiah (Istimewa/idntimes.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari mengingatkan pembuktian kebenaran jumlah sumbangan dana kampanye partai politik (parpol) pada Pemilu 2019 wajib disertai bukti transfer atau tanda terima.

“Ada formulirnya. Formulir sumbangan dana kampanye bisa berbentuk berupa uang, barang atau jasa. Kalau bentuknya barang atau jasa, laporan harus dinominalkan. Bentuknya uang harus dilihat bukti-bukti transaksinya,” kata Hasyim di Gedung KPU, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2018.

Hasyim menjelaskan parpol harus memiliki rekening partai. Lalulintas pemasukan dan pengeluaran dana kampanye melalui rekening khusus dimaksud. Sumbangan kepada calon harus melalui rekening parpolnya.

“Walaupun sumbangan kepada calon, tetap harus melalui partai. Entitas yang diwajibkan melapor kepada KPU bukan calon tetapi peserta pemilunya, per partai,” Hasyim menambahkan.

KPU, kata Hasyim, ingin memastikan setiap sumbangan berbentuk uang memiliki bukti transaksi. Dengan demikian identitas penyumbangnya, mulai Kartu Tanda Penduduk (KTP) hingga Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat ditelusuri.

“Akan ketahuan orang ini kalau di-track. Seseorang yang disebut menyumbang, kekayaannya berapa, sih. Pajaknya berapa, bayar pajaknya. Kemudian, menyumbangnya berapa. Memang ada ketentuan identitas penyumbang harus jelas,” ujar Hasyim.

Ia mengingatkan pula bahwa sumbangan tak boleh berasal dari pencucian uang. Khususnya, uang yang statusnya sudah diputus pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. []ALY


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here