Janji Materi ke Petani, Cawapres Ma’ruf Dilaporkan ke Bawaslu

Ma'ruf Amin (Istimewa/detik.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma’ruf Amin dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena dinilai melanggar peraturan pemilu. Pelapornya tim Advokat Masyarakat Adil dan Makmur (Tanam).

Andi Samsul Bahri, kuasa hukum Tanam, mengatakan Cawapres Nomor Urut 01 itu melanggar Pasal 280 ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Perlanggaran pemilu dimaksud terjadi saat Cawapres Ma’ruf melakukan safari politik di Banyuwangi, Jawa Timur, pada 31 Okrober lalu. Dia bertemu ribuan petani di Hall Alam Indah Lestari, Banyuwangi.

Dalam pidatonya, Ma’ruf menjanjikan peningkatan kesejahteraan petani. Caranya melalui berbagai kemitraan antara pihak pemerintah dan swasta. Paket bantuan untuk petani berupa permodalan, bibit, dan pupuk diberikan. Rencana ini, kata Cawapres bergelar kiai haji ini.

“Nah, hal tersebut kami lihat bahwa itu diduga melanggar UU Pemilu terkait 280 ayat 1 huruf J maupun 521,” ujar Andi usai memasukkan laporan ke Kantor Bawaslu di Jakarta, Selasa, 6 November 2018.

Ditegaskan, peserta atau kontestan pemilu dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye pemilu.

Tim Taman memasukkan laporannya dilengkapi bukti video pidato Ma’ruf. Salah satu bagian yang dipersoalnya yakni ungkapan Ma’ruf, sebagai berikut:

Saya ingin membantu Pak Jokowi untuk meningkatkan pembangunan ekonomi rakyat-rakyat kecil, untuk menghilangkan disparitas kesenjangan yang terjadi antara rakyat kecil dan ekonomi kuat.

Melalui apa? Melalui kemitraan, melalui apa? Melalui redistribusi aset yaitu tanah-tanah negara yang belum termanfaatkan supaya diberikan kepada masyarakat terutama masyarakat petani.

“Saya menemukan di grup WA tentang adanya pidato itu. Setelah berdiskusi kepada teman-teman tim Advokat Masyarakat Adil dan Makmur, akhirnya mereka ‘ayo kita lapor’, dan saya mendampingi,” tutur Andi. []RMK/RE


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here