Sebagian Besar Lembaga Survei Tak Layak Dipercaya, Cari Makannya di Istana

Saiful Mujani, pendiri lembaga Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), memaparkan hasil surveinya (Istimewa/saifulmujani.com)

PemiluUpdate.com – Lembaga-lembaga survei yang umumnya menyatakan hasil risetnya bahwa pasangan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma’ruf Amin lebih unggul ketimbang kandidat nomor urut 2, ditanggapi santai Partai Demokrat.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyebutkan pihaknya hanya percaya dengan suara rakyat. Lembaga-lembaga survei besar di Jakarta khususnya, yang juga menjadi konsultan kandidat presiden-wakil presiden pada Pemilu 2019, tak pantas dipercaya.

Ferdinand mengatakan berkaca pada hasil survei lembaga yang sama pada Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 dan Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2018, ternyata bertolak-belakang dengan kenyataan di lapangan.

“Kami percaya suara rakyat dan kami tak lagi percaya lembaga survei. Pilkada Jakarta dan Pilkada Jabar cukup menjadi bukti bagi kami. Cukup menjadi alasan untuk tidak percaya,” ujar Ferdinand, Selasa, 9 Oktober 2018.

Dijelaskan, Koalisi Indonesia Adil Makmur tetap fokus berjuang memenangkan Capres Prabowo Subianto-Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga sama sekali tak terpengaruh oleh publikasi masif hasil survei berbagai lembaga dimaksud.

Fakta lapangan, menurut Ferdinand, acara yang dihadiri Prabowo maupun Sandiaga selalu ramai dihadiri masyarakat. Warga mengikuti agenda Prabowo dan Sandiaga secara sukarela.

“Acara kami mendapat sambutan lebih baik dan lebih ramai dibanding acara yang dihadiri Jokowi-Ma’ruf,” tukas Ferdinand.

Diutarakan pula bahwa berbagai lembaga survei itu pernah diundang ke Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Kami menghormati lembaga survei yang sedang cari makan dengan profesinya. Mohon maaf, kami tak percaya hasilnya,” kata politikus Demokrat itu, pedas. []ALY/RE


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here