KPU Tak Sanksi Prabowo-Sandiaga karena Kasus Kebohongan Ratna Sarumpaet

Calon Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (kanan) mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai syarat pendaftaran kontestan Pilpres 2019 (Istimewa/thejakartapost.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan pihaknya tak dapat menjatuhkan sanksi kepada kontestan Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2019, berdasar dugaan pelanggaran deklarasi kampanye pemilu damai.

Arief menegaskan hal itu sekaitan gugatan Direktorat Hukum & Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Calon Presiden (Capres) Joko Widodo-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma’ruf Amin.

Tim kontestan nomor urut 1 menganggap kompetitornya, Capres Prabowo Subianto-Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno telah melanggar komitmen kampanye pemilu damai. Pelanggarannya berupa menyebarkan kebohongan juru kampanyenya, Ratna Sarumpaet, ihwal penganiayaan dirinya. Tim Jokowi-Ma’ruf meminta KPU mendiskualifikasi lawannya.

Nggak ada. Namanya deklarasi. Ini gentlemen agreement,” kata Arief usai kegiatan Gerakan Melindungi Hak Pilih di Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018.

[Ikuti POLLING: Pilih Jokowi-Ma’ruf atau Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019?]

Penyebaran kebohongan Ratna, menurut Ketua KPU, bukan bentuk pelanggaran deklarasi pemilu damai. Memang salah satu isi komitmen yakni kesepakatan semua peserta Pemilu 2019 untuk tidak menyebarkan kebohongan alias hoaks.

“Pastikan dahulu memang ada hoaks yang disebar atau nggak, penyebarnya siapa. Dia termasuk yang menyebar, tidak? Banyak hal yang harus dicek dahulu,” tandas Arief lagi.

Ditambahkan, setelah hal tersebut dipastikan secara hukum, barulah sanksi bisa diberikan sesuai dengan regulasi berlaku. Jadi, sanksinya karena pelanggaran regulasi pemilu. Koridornya bukan deklarasi kampanye pemilu damai.

Meski demikian, KPU berharap meminta semua pihak tetap menghormati dan menaati isi komitmen deklarasi kampanye pemilu damai. []ALY/RE


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here