KPU dan Parpol Temukan 1 Juta Lebih Pemilih Ganda pada DPT

Komisioner KPU Viryan Aziz (Istimewa/jambilink.com)

TANGERANG, PemiluUpdate.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejauh ini menemukan sejuta lebih data pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Upaya meminimalkan data pemilih ganda terus dilakukan demi menutup penyalahgunaan.

Komisioner KPU Viryan Aziz mengungkapkan penemuan data pemilih ganda dimaksud hasil penyisiran yang dilakukannya bersama tim partai politik (parpol), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Partai politik, Bawaslu dan Dukcapil menyelesaikan pencermatan bersama terhadap data DPT HP 1. Kita mencari data ganda karena sejak pleno rekapitulasi DPT tanggal 5 September mencuat soal data ganda,” ungkap Komisioner KPU Viryan Aziz di Tangerang, Banten, Minggu, 30 September 2019.

Pada kesempatan itu, Viryan menyebutkan data potensi pemilih ganda sebanyak 1.192.631.

Dijelaskan, data tersebut diambil dari total DPT terakhir yang berjumlah sekitar 184.000.000 pemilih. Jumlah ini belum termasuk data salah satu kabupaten di Papua yang hingga kini belum masuk ke KPU.

[Baca juga: KPU Temukan 8 Ribu Lebih Pemilih Ganda di Tangerang Banten]

Viryan menegaskan temuan data dimaksud telah sepengetahuan parpol peserta pemilu. KPU memastikan pembersihan DPT dari data pemilih ganda akan terus dilaksanakan. KPU bertekad DPT Pemilu 2019 bersih data pemilih ganda.

“Jadi data 1 juta 100 itu sudah kita kelompokan per-kabupaten/kota dan provinsi, serta sudah diturunkan ke teman-teman KPU, ” tuturnya.


Kapanpun DPT Diperbaiki

Sementara itu, setelah rapat pleno selama lima jam membahas data pemilih ganda dalam DPT, KPU memutuskan untuk memperpanjang masa perbaikan selama maksimal 60 hari ke depan.

Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan DPT hasil perbaikan akan menjadi acuan KPU untuk menyempurnakannya selama 60 hari ke depan.

“Jadi, 60 hari merupakan ruang untuk melakukan banyak hal supaya intensif. Sebetulnya, jika tidak diberi waktu 60 haripun, sampai kapanpun, jika ada masukan dan itu penting, bisa saja DPT diperbaiki. Meskipun demikian, kalau diberi ruang yang terukur, semua akan fokus ke sana,” tandas Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari yang sama. []SUA/ALY/RE


[Email REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here