Penghitungan Suara Pilpres Lebih Dahulu lalu Pileg

Ilustrasi: Simulasi pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 oleh KPU (Teguh Indra/Bening.Media)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengungkapkan penghitungan suara Pemilu 2019 diawali dari perolehan suara calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres).

Setelah penghitungan suara yang diraup dua pasangan capres-cawapres, KPU melanjutkan suara para calon legislator (caleg) secara berurutan. Diawali caleg DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

“Kita kemarin sudah konsultasi, penghitungan suara itu, pertama, presiden, kemudian DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota,” ungkap Komisioner KPU Ilham Saputra di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis, 27 September 2018.

[Baca juga: Detail Tahapan Pilpres dan Pileg 2019]

Metode itu, menurut Ilham, dimaksudkan agar penghitungan suara lebih mudah dilakukan. Proses penghitungan suara DPR, DPR, DPRD provinsi maupun kabupaten/kota dipastikan membutuhkan banyak waktu.

“Kalau proses DPR provinsi, kan, harus cari di mana dia coblos. Biasanya itu dibalik baru ketahuan coblosannya,” kata Ilham.

Pemungutan suara Pemilu 2019 dilakukan pada 17 April 2019. Saat ini, tahapan pemilu memasuki masa kampanye yang dimulai 23 September 2018 hingga 13 April 2019. []ALY/RE


[E-mail REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here