Jokowi dan Prabowo Tidak Harus Hadir Penetapan Capres-Cawapres

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menunggang kuda di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Istimewa/rappler.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis mengatakan pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) boleh tidak hadir saat penetapan kontestan Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Dalam hal ini Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Mereka bisa diwakili oleh elit partai politik (parpol) pendukungnya.

KPU berencana mengumumkan resmi penetapan Capres-Cawapres pada Pilpres 2019 di Jakarta pada Kamis (20/9/2019).

“Boleh diwakilkan. Perwakilan dari pimpinan partai koalisi, tidak mesti ketua umumnya,” ujarnya Komisioner KPU Viryan Azis di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 19 September 2019.

Dikemukakan pula, jika sudah resmi ditetapkan sebagai pasangan capres-cawapres maka yang bersangkutan harus hadir saat pengundian nomor urut. Pengundian nomor urut akan digelar KPU pada Jumat (21/9/2019).

“Kalau penarikan nomor urut, harus hadir. Untuk penetapan nggak harus hadir,” ungkapnya.

Tak hanya mengumumkan pasangan capres-cawapres, sambung Viryan, KPU juga akan mengumumkan Daftar Calon Legislatif Tetap (DCT).

“Besok penetapan calon anggota legislatif, DPR, kemudian yang DPD, capres-cawapres. Itu yang ditetapkan,” lanjutnya. []HDN/SBN


[E-mail REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here