Pilkada Makassar Cetak Sejarah Baru di Indonesia

Pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) menjadi calon tunggal pada Pilwalkot Makassar. (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

MAKASSAR, PemiluUpdate.com – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto menyebutkan bahwa unggulnya kotak kosong dari calon tunggal di Kota Makassar merupakan sejarah baru di Indonesia.

Menurutnya, baru kali ini ada calon tunggal dikalahkan oleh kotak kosong pada Pilkada untuk skala kota besar.

“Kota Makassar cetak sejarah baru di Indonesia, calon tunggal kalah dari kotak kosong. Untuk skala kabupaten, pernah ada kotak kosong kalahkan calon tunggal di Maluku,” kata Danny, Rabu 27 Juni 2018.

[Baca juga: Kotak Kosong Unggul, Pilkada Makassar Berpotensi Diulang pada 2020]

Danny pun menyatakan bahwa kotak kosong memenangkan Pilkada Makassar sebelum perhitungan resmi KPU diumumkan. Hal itu berdasarkan perhitungan suara secara real count, baik dilakukan oleh sejumlah lembaga survei maupun pihaknya .

Menurut perhitungannya, di seluruh TPS di Kota Makassar telah menyatakan kotak kosong menang. “Real count saya lakukan karena semua TPS sudah ada hasilnya. Semua TPS sudah ada hasil perhitungan suaranya. Baik real count yang saya lakukan dan quick count yang dilakukan beberapa lembaga survei sama menyebutkan bahwa kotak kosong unggul dengan angka 53 persen dan 46 persen untuk calon tunggal,” kata Danny.

Dengan keunggulan kotak kosong di Pilkada serentak 2018, sambung Danny, Makassar kembali akan menggelar pemilihan wali kota dan wakil wali kota pada pilkada selanjutnya di tahun 2020. []MIH/BDG


[E-mail REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

 

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here