Gus Ipul-Puti Garap Warga Desa Pakai Program Perhutanan Sosial

Deklarasi dukungan pada Pilgub Jatim 2018 (Istimewa/gesuri.id)

SURABAYA, PemiluUpdate.com – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Puti Guntur Soekarno menyatakan komitmennya mengawal Program Perhutanan Sosial yang dicanangkan pemerintahan Jokowi-JK.

Pendamping Saifullah Yusuf (Gus Ipul) itu mengutarakan janjinya pada berbagai kesempatan bertemu dengan kelompok masyarakat.

Pasangan nomor pilih 2 pada Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 Gus Ipul-Puti tak hanya “menjual” Program Perhutanan Sosial pemerintah, namun juga membentuk posko-posko Gerakan Masyarakat untuk Perhutanan Sosial (Gema PS) di pelosok-pelosok desa.

“Setelah ada komitmen bersama dengan Mbak Puti, kita terus melakukan sosialisasi dan membangun posko-posko perhutanan sosial di desa-desa Lingkar Wilis,” kata Dewan Pimpinan Daerah Masyarakat Peduli Pangan (Mapan) Jatim Purwadi di Surabaya, Rabu, 13 Juni 2018.

Posko bukan sekadar sekretariat pemenangan, menurut Purwadi, namun juga menjadi wadah sekitar hutan berkonsultasi seputar perhutanan sosial. Soal perizinan salah satu masalah yang paling sering ditanyakan warga.

“Bila program ini terselenggara maka lebih 20 ribu keluarga di Jatim bisa mengakses lahan yang nantinya memberikan akan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologi,” paparnya.

Keberpihakan Puti pada Program Perhutanan Sosial mendapatkan apresiasi Kelompok Tani Hutan (KTH) di sekitar wilayah lingkar pegunungan Wilis wilayah Selatan Nganjuk.

Mereka berterimakasih ada kontestan pilgub yang mengusung Program Perhutanan Sosial. “Kami senang Mbak Puti berkomitmen mengawal perhutanan sosial di tempat kami. Walaupun saat ini baru mulai dalam proses pemberkasan IPHPS,” ujar Ketua KTH Desa Ngetos Imam Sujari.

Samiun Anas, ketua KTH Desa Sidorejo, berharap kepada MAPAN Jatim untuk menyosialisasikan perhutanan sosial hingga desa-desa di Lingkar Wilis Wilayah Utara Nganjuk. []SJT/RE


[Hubungi kami, REDAKSI: redaksi@bening.media & IKLAN: iklan@bening.media]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here