Cagub Jabar Sudrajat Tepis Anggapan Kiai Tidak Boleh Berpolitik

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Sudrajat (Istimewa/viva.co.id)

TASIKMALAYA, PemiluUpdate.com – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Sudrajat menepis adanya anggapan bahwa ulama atau kiai tidak boleh berpolitik. Dia menilai peran ulama di kancah politik sangat penting, karena ulama adalah pemimpin ahlak.

“Kiai tidak boleh berpolitik itu salah. Justru kiai adalah organ politik pesantren dan ulama pada masa penjajahan bergabung ikut berjuang,” kata Sudrajat saat menggelar buka bersama di kediaman Keluarga Mayasari Jalan Sutisna Senjaya 206 Kelurahan Cicurug Kota Tasikmalaya, Kamis 31 Mei 2018.

Dikatakannya, pengaruh besar pesantren itu bukan hanya tempat orang yang sedang belajar. Di sana ada kiai yang sikapnya akan diikuti umatnya.

“Peran dan nasihat para ulama dalam sebuah kepemimpinan amat diperlukan. Tujuannya agar pemimpin selalu berada di rel yang benar dalam menjalankan roda kepemimpinan,” jelasnya.

[Baca juga: SUDRAJAT, Tentara USA]

Jelang pencoblosan, Sudrajat mengaku akan terus meningkatkan silaturhami dengan warga. Mulai dari pesantren majelis-majelis taklim, pengajian-pengajian dan terus menjalin komunikasi dengan para ulama.

Menurutnya, 93 persen warga Jawa Barat beragama Islam. Untuk itu, pihaknya akan terusĀ  bersilaturahmi ke pesantren maupun ke majelis-majelis taklim.

Usai berbuka bersama dengan ribuan warga, Sudrajat akan kembali bersilaturahmi dengan Ponpes Cilendek sekaligus Tarawih bersama. Sebelumnya, Sudrajat juga mengunjungi Ponpes Sulalatul Huda dan bersilaturahmi dengan pimpinan Ponpes KH. Aminudin Bustomi. []BBI/BDG


[E-mail REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here