Soni Sumarsono Ditegur Mendagri karena masih Ada ASN Tidak Netral

Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono menjadi inspektur upcara apel pagi (Istimewa/celebesonline.com)

MAKASSAR, PemiluUpdate.com – Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Soni Sumarsono yang kini menjabat Gubernur Sulawesi Selatan kembali menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib netral pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

Soni mengatakan hal itu saat kali pertama menjadi inspektur upacara apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar di Balai Kota Makassar, Senin, 14 Mei 2018.

Dikatakan, pada Pilkada 2018 yang digelar di 171 daerah (provinsi, kabupaten, dan kota) masih terdapat kasus ASN melakukan pelanggaran netralitas. Hal ini menyebabkan Soni ditegur oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Gambar Penjabat Bupati Bone viral dimana-mana. Saya ditegur oleh Mendagri, ternyata gambar tersebut tahun lalu,” ungkap Sumarsono.

Seorang ASN, kata Soni, memiliki pilihan politik ketika berada di dalam bilik Tempat Pemungutan Suara (TPS). Walaupun demikian, ASN dilarang mengampanyekan pasangan calon (paslon) kepala daerah, bahkan sekadar mengenakan kaos dan simbol-simbol dukungan lainnya.

[Baca juga: Komisi ASN Wajib Jaga Kepercayaan Publik saat Usut Aparat tidak Netral]

Direktur Jenderal Otonomi Daerah yang telah beberapa kali menjadi pejabat gubernur mengingatkan pula bahwa ASN dilarang menghadiri langsung debat paslon kontestan pilkada. Soni mengaku dirinya hanya memantau debat paslon di televisi guna mengetahui esensi visi-misi dan program para kandidat.

“Setuju netral? Kalau setuju hormat, salam birokrasi,” kata Soni di hadapan ratusan ASN peserta apel.

Di Sulawesi Selatan terdapat sekitar 300 kasus pelanggaran pilkada. Belum satupun yang melibatkan ASN. []MIH/RE


[Hubungi kami, REDAKSI: redaksi@bening.media & IKLAN: iklan@bening.media]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here