Pantau Lembaga Survei, Bawaslu Akui Ada Celah Kecurangan di Pilkada dan Pemilu

Ilustrasi: Logo Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (Istimewa/liputan6.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) selalu diramaikan dengan hadirnya berbagai lembaga survei yang gencar mempublish hasil risetnya jelang hari pemungutan suara.

Melihat kondisi saat ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI ternyata memantau serius sejauhmana independensi lembaga survei. Jika terdapat pelanggaran, Bawaslu tidak segan-segan untuk memberikan sanksi.

Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan lembaganya akan bekerjasama dengan asosiasi lembaga survei yang nantinya akan menjatuhkan sanksi bagi lembaga survei yang ada.

“Kami juga akan menggandeng berbagai lembaga independen untuk mengawasi tahapan dan pelaksanaan Pilkada serta Pemilu 2019,” tandas Abhan di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Selasa 27 Maret 2018.

Pemantau Independen

Kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi alasan Bawaslu RI untuk mengawasi jalannya Pilkada dan Pemilu. Pihaknya pun membuka diri bagi lembaga pemantau independen untuk bekerjasama dengan Bawaslu.

“Sehingga legalitas, profesionalitas dan independen lembaga pemantau terebut terjaga dan bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap Abhan.

Bawaslu mengakui masih banyak celah yang berpotensi dijadikan ruang kecurangan dalam Pilkada dan Pemilu. Untuk itu Abhan berharap adanya partisipasi bersama untuk mengawasinya. () Madi Cakra

[E-mail REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here