Deddy Mizwar Tak Boleh Lagi Jadi Aktor Sinetron

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar usai mengikuti peringatan HUT RI ke-72 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Kamis, 17 Agustus 2017 (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Calon kepala daerah seperti Deddy Mizwar yang menjadi kandidat pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 tak bakal menjadi aktor sinetron lagi, sebelum pilkada berakhir.

Deddy adalah calon gubernur. Saat menjadi calon wakil gubernur Jabar pada Pilgub 2013, ia masih bebas bermain sinetron. Bahkan sebagai bintang iklan komersial. Berpasangan dengan Ahmad Heryawan, ia memenangi pilgub.

Komisi Pemilihan Umum menggolongkan keberadaan kandidat dalam sinetron sebagai kampanye. Sementara KPU mengatur hanya materi kampanye harus keluar dari pintu komisi.

KPU bersama Badan Pengawas Pemilu dan Komisi Penyiaran Indonesia telah membentuk gugus tugas untuk mengawasi “kampanye terselubung” para calon gubernur, wali kota, dan bupati pada pilkada tahun ini.

“Sinetronnya tidak masalah. Kalau aktornya kandidat, itu menjadi persoalan. Hal itu diatur dalam PKPU,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Jakarta, Rabu, 14 Februari 2018.

Wahyu menambahkan PKPU mengatur hal tersebut dalam soal materi iklan kampanye. Diatur secara tegas bahwa materi kampanye hanya diproduksi oleh KPU.

PKPU Nomor 4 Tahun 2017, kata Wahyu, menyebutkan iklan kampanye difasilitasi oleh KPU. Kandidat dan pihak lain di luar KPU tidak diperkenankan memproduksi dan menayangkan sendiri iklan kampanye.

Dalam PKPU terdapat klasifikasi bentuk tayangan media elektronik yang dikategorikan sebagai materi kampanye. “Kita punya definisi iklan kampanye, di antaranya, sandiwara, sinetron, film, drama, ketoprak, ludruk, dan kesenian-kesenian yang berjenis sama. Itu masuk dalam rumpun sandiwara,” paparnya.

Wahyu menegaskan pengaturan penyiaran materi kampanye bukan untuk membatasi sosialisasi para calon. Pengaturan dimaksud guna mewujudkan keadilan dalam kampanye.

“Kami tidak membatasi. Kami hanya mengatur sedemikian rupa agar prinsip kampanye yang berkeadilan dan mengedukasi masyarakat dapat diwujudkan dalam penyiaran dan pemberitaan,” katanya.

Bagaimana jika kandidat menjadi bintang iklan komersial atau sosial? ()Madi Cakra


[E-mail REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here