Khofifah Janji Kaum Perempuan Pedesaan Program POKJ

Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Pilkada 2018 (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

PASURUAN, PemiluUpdate.com – Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menawarkan beberapa program yang akan dilaksanakan bila memenangi Pilkada 2018.

Menghadiri acara Silaturahim dan Santunan Yatim Piatu di Pondok Pesantren Modern Singa Putih, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu malam, 13 Januari 2018, mantan Menteri Sosial itu “merayu” hadirin dengan program pemberdayaan kaum perempuan.

Acara diikuti, antara lain, wali santri, Bu Nyai, sejumlah kiai, serta warga sekitar pondok pesantren. Sebagian besar kaum ibu. Kegiatan silaturahim dan santunan berlangsung hingga Minggu keesokan harinya.

“Saya kira Gender Development Index itu sama dengan Human Development Index. Hitungan adalah pendidikan, ekonomi, dan kesehatan perempuan,” kata Khofifah di lokasi acara.

Salah satu yang dijanjikan Khofifah yakni Program Petik Olah Kemas Jual (POKJ). Menurutnya, program ini akan mempercepat proses pengentasan kemiskinan di pelosok, yang khususnya mendera kaum perempuan.

“Jatim ini sebetulnya koperasi wanitanya cukup bagus. Tinggal penguatan di beberapa lini. Saya ingin menjalan Program Petik Olah Kemas Jual (POKJ). Misalnya, kalau yang memetik ikan suaminya di laut, maka istrinya punya kemampuan mengolah,” papar aktivis perempuan Nahdlatul Ulama (NU), yang juga mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan itu.

[Baca juga: SURVEI: Siapa jagoan cagub-cawagub Jatim Anda pada Pilkada 2018?]

Khofifah menambahkan warga pedesaan dan urban selama ini masih menerapkan pola petik-jual. Contohnya, suami memetik ikan di laut, istri menjual ke pasar. Padahal, kata dia, untuk pengolahan produk dan pengemasannya, hanya membutuhkan sederhana dan murah.

“Pindad yang di Malang punya teknologi yang murah dan applicable untuk bisa mengajarkan nelayan, terutama istri, untuk mengolah ikannya, mengemas. Disperindag bantu pemasaran,” ungkap Khofifah.

Sistem dan program yang sama, kata kompetitor Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pada Pilgub Jatim, diterapkan di semua kelompok masyarakat. Sebut saja masyarakat yang memiliki pitensi perkebunan dan pertanian.

“Saya ini sering sekali ke Tapal Kuda. Kalau musim nangka di Lumajang itu murah sekali nangka karena langsung dijual. Kemudian pisang, belimbing, nanas. Hasil-hasil pertanian ini, kan, bisa diolah jadi kripik yang berkualitas,” ungkap Khofifah.


Hadiah Doa Kemenangan

Pada akhir acara, Khofifah dihadiaho doa agar memenangi pertarungan Pilgub Jatim 2018. “Dari pidato-pidatonya yang kami ikuti, Bu Khofifah ini pidatonya penuh muatan, gagasan, dan berkelanjutan. Sementara yang lainnya saya kira banyak guyonan,” ujar Pengasuh Pondok Amanatul Ummah Pacet Mojokerto KH Asep Saifuddin Chalim.

Asep mengaku dirinya berharap pasangan Khofifah-Emil Dardak memenangi kontestasi Pilgub Jatim. ()PUR


[E-mail REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here