Prabowo Sedih, Yenny Wahid Tolak Pinangan Jadi Cagub Jatim

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Yenny Wahid, putri Presiden RI 1999-2001 Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Keduanya memberi keterangan pers usai pertemuan di kediaman Prabowo di Jakarta, Rabu, 3 Januari 2018 (Madi Cakra/PemiluUpdate.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Putri Presiden RI 1999-2001 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid)‎ menolak pinangan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Yenny tak berminat menjadi kontestan atau calon gubernur (cagub) pada Pilgub Jawa Timur (Jatim) 2018.

“Keluarga Gus Dur meyakini punya tugas sejarah untuk menjaga bangsa ini. Kami ingin memastikan keluarga NU (Nahdlatul Ulama) tidak pecah. Oleh karena itu kami tak boleh ikut dalam kontestasi yang sedang berlangsung,” urai Yenny di kediaman Parbowo, Jakarta, Rabu, 3 Januari 2018.

Yenny mengungkapkan dirinya telah mempertimbangkan mendalam keputusannya. Dirinya melibatkan keluarga besar NU dan Gus Dur dalam membahas tawaran Gerindra dimaksud.

“Dari sesepuh dan bunda saya, ya, tidak mengizinkan. Kadang yang terbaik untuk kami belum tentu baik bagi orang lain. Begitu juga yang terbaik untuk orang lain belum tentu baik buat kami,” paparnya.

Keputusan keluarga tersebut disampaikan langsung Yenny kepada Prabowo. Segala pertimbangkan dipaparkan.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Pak Prabowo atas tawaran yang oleh beliau sampaikan pada kami. Sesungguhnya tawaran itu sudah saya pikirkan matang-matang, karena datangnya dari beliau,” paparnya.

Yenny menyatakan rasa syukurnya sebab Prabowo memahami alasan penolakan dirinya dan keputusan keluarga besar, Gus Dur serta NU, yang tak memberi restu. Menurut Yenny, sosok Prabowo adalah negarawan, yang memahami itu semua.

“Beliau bisa mengerti dan itu menunjukkan rasa hormat. Saya sangat hormati beliau, karena atas jasa beliau, saya bisa bertemu suami saya,” Yenny menambahkan.


Prabowo Sedih

Menanggapi sikap Yenny Wahid dan keluarga besarnya, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan penghormatannya. Namun, Prabowo secara terus terang menyatakan kesedihannya atas penolakan Yenny.

“Hari ini kami kedatangan Mbak Yenny Wahid, sahabat lama saya. Beberapa saat lalu saya undang karena ada wacana meminta beliau untuk maju di Pilgub Jawa Timur. Beliau menyampaikan tak diizinkan maju oleh keluarga,” kata Prabowo.

Ditambahkan, Gerindra menghormati penolakan tersebut. “Kami hormati keputusan keluarga Gus Dur dan NU. Kami yakin beliau akan terus berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Prabowo lagi.

Purnawiran Jenderal TNI ini menilai sosok Yenny sebagai anak bangsa yang terkemuka dan punya wawasan luas. “Kita berharap akan terus-menerus memberi sumbangannya dalam kehidupan bangsa,” jelasnya. ()Madi Cakra


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here