Brosur ‘DIAmi’ Beredar, Danny-Indira Dipastikan Maju Pilwalkot Makassar

Brosur calon wali kota Makassar Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto dan calon wakil wali kota Makassar Indira Mulyasari Paramastuti beredar di berbagai sudut kota (Istimewa/fajaronline.com)

MAKASSAR, PemiluUpdate.com – Kepastian Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menggendeng Indira Mulyasari Paramastuti pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 semakin menguat.

Danny yang hendak memperpanjang masa baktinya, masuk periode kedua, dalam beberapa pekan terakhir telah disebut-sebut bakal merangkul perempuan yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Makassar itu.

Sinyal kepastian diindikasikan oleh mulai beredarnya brosur duet Danny-Indira di Makassar, Selasa, 31 Oktober 2017. Keduanya menggunakan baju oranye. Paket kandidat ini mengusung akronim nama “DIAmi”. Di bawah foto pasangan terdapat beberapa poin visi-misinya jika terpilih sebagai pemimpin ibu kota Sulawesi Selatan periode 2018-2023.

DIA adalah akronim Danny-Indira. Sementara terjemahan bebas “DIAmi” yakni “ini dia atau mereka”.

“Dalam waktu dekat akan ada deklarasi pasangan sekaligus tagline yang akan digunakan Pak Danny. Soal kapan waktu dan siapa orangnya, kita tunggu. Tak akan lama, mungkin satu dua hari ini,” kata Djusman A.R., anggota Tim Pemenangan Danny.


Bergerak Setelah Deklarasi
 

Terpisah, Indira Mulyasari Paramastuti selaku calon wali kota Makassar mengakui belum membentuk tim pemenangan. Dia akan sepenuhnya membentuk tim pendukungnya jika telah benar-benar resmi sebagai kontestan pilwalkot.

“Saya belum bikin apa-apa. Sampai keputusannya sudah jelas dari Pak Danny, dari partai politik pendukung, dan kalau sudah deklarasi. Setelah itu, baru kita bergerak,” tutur Indira.

[Baca juga: Lima Parpol Siap Usung Danny Pomanto, PKS Tawarkan Tiga Pendamping]

Sejauh ini, ujar politikus Partai Nasdem, dirinya masih sepenuhnya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Wakil Ketua DPRD Makassar. “Saya juga masih turun ke dapil (daerah pemilihan), menghadiri undangan warga. Masih sebatas itu,” sambung Indira.

Sejauh ini, parpol pengusung Danny yakni Gerindra, PDIP, PAN, PPP, dan PKS tak terdengar menolak posisi Indira. Danny beberapa kali mengonfirmasi kondisi ini pada berbagai kesempatan, menjawab pers.

Gerindra, PAN, PPP, dan PKS masing-masing memiliki lima kursi di DPRD Makassar. Sama dengan Nasdem. Sedangkan PDIP mempunyai empat kursi. Namun di antara parpol koalisi ini hanya Gerindra dan Nasdem yang menempatkan kadernya sebagai bagian pimpinan DPRD Makassar, yang diketuai Farouk M. Betta (Golkar).


Kapasitas Wakil

Danny mengaku sudah klop dengan calon wakilnya, Indira. Tidak ada masalah yang mengganjalnya.

“Saya kira pas sekali. Beliau (Indira) sangat sesuai dengan karakter yang saya inginkan. Cocok mendampingi saya memimpin Makassar ke depan,” ungkap Danny pada satu kesempatan.

Wali Kota Makassar berlatar belakang arsitek itu menilai Indira sosok yang tidak memiliki resistensi, rendah hati, pekerja keras, memiliki loyalitas tinggi, tutur kata yang baik, dan sangat dicintai masyarakat.

Secara khusus, Wali Kota sederet penghargaan itu menyatakan bahwa Indira juga memiliki kapasitas baik guna menjalankan kegiatan hubungan internasional. Hal ini dibutuhkan guna mengembangkan Makassar sebagai kota internasional. ()MIH


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here