PDIP: Emil Cuma Hebat di Medsos, Fakta Kinerja Jauh Dibanding Risma

Genangan air di jalan-jalan protokol Kota Bandung saat hujan (Ridwan Ewako/PemiluUpdate.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – PDIP beberkan latar belakang mengapa tidak mengusung atau mendukung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur/wakil gubernur pada Pilkada Jawa Barat 2018.

Parpol berlambang kepala banteng punya alasan jelas, meskipun tokoh yang kerap disapa Emil atau RK ini memiliki popularitas yang tinggi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan partainya sama sekali tidak memperhitungkan Emil sebagai kandidat untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat sebab tak memiliki kinerja cemerlang selama hampir lima tahun memimpin Kota Bandung.

Penilaian tersebut, ungkap Hasto, hasil kerja tim kajian kepemimpinan kepemimpinan internal PDIP. “Kami membandingkan mana yang mampu membangun perubahan yang sistematik. Perubahan yang tidak diukur media sosial (medsos), tapi diukur kerja faktual di lapangan,” ungkap Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin, 30 Oktober 2017.

Hasto lalu membandingkan performa Emil dengan beberapa kepala daerah lain. Silakan masyarakat Jawa Barat membandingkan hasil kerja Wali Kota Bandung dengan Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi), Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

[Baca juga: Ridwan Kamil Tolak Opsi Bakal Jadi Orang Kedua di Jawa Barat]

Atas pandangan dan penilaian tersebut, PDIP tidak mau pusing atas keputusan Partai Nasdem, Golkar, PPP, dan PKB yang resmi mengusung dan mendukung Emil. “Ketika RK mendeklarasikan sebagai calon, kami hormati itu dan siap bersaing secara sehat untuk bersama-sama mengedepankan konsep terbaik untuk Jabar,” ujar Hasto.

Ditambahkan, PDIP kini menjalin komunikasi intensif dengan beberapa figur eksternal, misalnya: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

“Komunikasi dengan beberapa calon semakin intens dilakukan. Dari hasil diskusi tersebut nama-nama semakin mengerucut. Tapi pada saat bersama kami juga ingin menyelesaikan gambaran masa depan Jabar yang nanti harus jadi┬ákomitmen para calon,” rinci Sekretaris Jenderal DPP PDIP. ()ALY


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here