‘Faham’ Dapat Surat Tugas dari Demokrat, SK Dijanji Menyusul

(kiri ke kanan) Calon wali kota dan wakil wali kota Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami, Ketua DPC Demokrat Kota Sukabumi Mohamad Muraz dan Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menyerahkan Surat Tugas kepada pasangan FAHAM di Kantor DPP Partai Demokrat Jakarta, Kamis malam, 19 Oktober 2017. (Istimewa/pemiluupdate.com)

KOTA SUKABUMI, PemiluUpdate.com – Andri Setiawan Hamami nampaknya harus bersabar untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) pencalonan wakil wali kota dari DPP Partai Demokrat di Pilkada Kota Sukabumi 2018 mendatang. Pasalnya, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru mengeluarkan surat tugas nomor 32/INT/DPP.PD/-/2017 ditandatangani Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.

Isi surat tugas tersebut antara lain menugaskan Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami (Faham), masing-masing selaku calon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi, untuk segera melaksanakan komunikasi politik kepada partai-partai politik sahabat agar segera terpenuhi persyaratan dukungan minimal 20%. Poin lainnya, menginstrusikan Faham untuk segera melaporkan hasil survei terbaru dan koalisi partai politik kepada DPP Partai Demokrat dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Surat tugas tersebut diberikan langsung Hinca Pandjaitan kepada Andri Hamami dan Achmad Fahmi, Kamis malam, 19 Oktober 2017 di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta yang disaksikan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Mohamad Muraz serta jajarannya.

“Semua calon kepala daerah dari Demokrat baru diberikan surat tugas, termasuk kami. Karena untuk SK nanti keluar setelah kami mengambil formulir pendaftaran pasangan calon dari KPU dan membawanya ke DPP,” ujar Andri kepada PemiluUpdate.com melalui sambungan telepon, Jumat, 20 Oktober 2017.

Andri menegaskan sebenarnya surat tugas tersebut tidak boleh dipublikasikan, namun dirinya tidak bisa berbuat apa-apa karena sudah terlanjur bocor dan beredar ke awak media dari internal Demokrat.

Langkah selanjutnya, Andri bersama dengan Fahmi segera melakukan konsolidasi antara jajaran Demokrat dan PKS termasuk dengan seluruh relawan. “Soal deklarasi FAHAM kita menunggu keputusan partai koalisi, mudah-mudahan secepatnya,” katanya.

Meski baru surat tugas, Andri menilainya sebagai jawaban kegalauan dan keraguan seluruh kader, simpatisan serta relawan bahwa Faham akan terwujud di Pilkada 2018 mendatang. “Surat ini juga menjawab sekaligus membantah kabar yang beredar diluar, bahwa Pak Muraz akan naik kembali bersama Andri dengan tagline Mandiri (Muraz-Andri),” tandasnya.

Sementara itu Ketua DPD PKS Kota Sukabumi Asep Tajul Muttaqien saat dikofirmasi PemiluUpdate.com, mengaku siap menggelar deklarasi jika Partai Demokrat sudah mengeluarkan SK Andri Hamami. “Kita insya allah siap kapan pun, kalau SK Pak Andri sudah ada,” katanya.

Asep hanya berharap, koalisi partai politik yang sudah terbentuk jelang Pilkada Kota Sukabumi yakni PKS-Demokrat, Gerindra-Hanura, PDIP-PKB dan PPP-PAN menjadi langkah positif agar dinamika politik semakin baik kedepannya.

“Semoga koalisi parpol yang sudah ada, semakin solid untuk berkompetisi dalam pilkada mendatang. Sehingga bisa mengajak konstituen dan simpatisannya untuk memilih pasangan yang dijagokannya,” harapnya seraya mengatakan siapa pun yang terpilih harus di hormati sebagai warga terbaik Sukabumi untuk memimpin proses pembangunan selanjutnya. ()Herry Febrianto


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here