Satu lagi Hasil Survei Simpulkan Ferry Juliantono Berpeluang Kalahkan Ganjar

Pengasuh Pondok Pesantren Nida’ Al Quran di Paladan, Tegalsari, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, KH Hasyim Affandi (kiri) bersama politikus Partai Gerindra Ferry Juliantono. Ferry salah seorang calon gubernur Jawa Tengah (Istimewa/kanigoro.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Popularitas dan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon gubernur pada Pilkada 2018 masih menempati posisi tertinggi.

Meski demikian, politikus Partai Gerindra Ferry Juliantono sangat berpeluang mengalahkannya karena tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Ganjar rendah. Sementara level popularitas dan elektabilitas Ferry, yang juga wakil Ketua Umum Partai Gerindra, kini hanya terpaut tipis dengan angka Ganjar.

Survei terakhir Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menunjukkan kondisi tersebut. Survei yang digelar 13-23 September ini bertajuk “Layakkah Ganjar Pranowo Kembali Memimpin Jawa Tengah dan Siapa Tokoh yang Bisa Menyaingi Ganjar Pranowo”.

Direktur Eksekutif LKPI Arifin Nur Cahyono mengungkapkan hasil survei menunjukkan popularitas Ganjar 78,8 persen, sedangkan Ferry 67,3 persen.

Kandidat lain pada Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018 yakni Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi 67,2 persen, Bupati Kudus Musthofa 66,2 persen, dan Ketua DPRD Jateng Rukma Setiabudi 66,2 persen.

Masih soal popularitas: Ketua DPC PDI Perjuangan Sukoharjo Wardoyo Wijaya 62,3 persen, mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar 66,2 persen, dan bekas Menteri ESDM Sudirman Said 51,2 persen.

Walaupun Ganjar berada di posisi terakhir, kata Arifin, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Ganjar mengecewakan. Hal ini tergambar dari jawaban responden yang menunjukkan tingkat kepuasan warga di angka 22,5 persen saja.

“Tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Ganjar lebih tinggi yakni 55,3 persen. Sisanya 22,2 persen tidak memberikan pendapat,” ungkap Arifin, Sabtu, 30 September 2017.

Ditambahkan, ketidakpuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Ganjar meliputi beberapa aspek. Survei mencatat, misalnya, masih maraknya praktik korupsi dan kolusi serta nepotisme (KKN). Responden yang tidak puas dengan keadaan ini sebanyak 30,4 persen.

Kekecewaan lain menyangkut masalah ekonomi 31,6 persen, pembangunan infrastruktur 6,4 persen, pelayanan kesehatan 12,1 persen, pendidikan yang terjangkau 9,2 persen, dan ketidakmampuan pelayanan publik sebesar 9,3 persen.

[Baca juga: DPP Gerindra: Kang Mulyadi Pemegang Mandat Calon Gubernur Jabar]

Kinerja Ganjar, menurut Arifin, menjadi pertimbangan masyarakat dalam memilih kembali dirinya untuk periode lima tahun mendatang.

Arifin menyatakan meskipun dari seluruh tokoh Ganjar Pranowo memiliki tingkat elektabilitas tertinggi, yaitu 18,6 persen, tetapi masih di bawah 20 persen. Angka ini bagi kandidat petahana merupakan modal politik yang buruk. Yang bersangkutan sangat mungkin dikalahkan dalam kontestasi Pilgub Jawa Tengah tahun depan.


Pengaruh Prabowo

Siapa yang berpeluang besar mengalahkannya? Arifin menegaskan pesaing ketatnya adalah Ferry Juliantono. Politikus partai berlambang garuda ini memiliki tingkat elektabilitas sebesar 16,9 persen. Angka 16,9 persen itu diprediksinya akan terus merangkak naik. Terlebih sebesar 13,5 persen masyarakat saat ini belum menentukan pilihannya.

[Baca juga: Demokrat Jawab Wacana Duet Prabowo-AHY di Pilpres 2019]

Arifin menyebutkan faktor ketokohan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto turut menunjang raihan popularitas dan elektabilitas kandidat kader Gerindra, termasuk Ferry.

Survei digelar di seluruh kabupaten di Jawa Tengah. Jumlah responden 1.420, dari total pemilih 28 juta jiwa yang tersebar di 573 kecamatan. Margin of error kurang lebih 2,6 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei mengunakan metode multistage random sampling. ()ALY


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here