Berikan Jawa Barat Pilihan Kandidat Figur Terbaik 

Yopi Hidayaturrohman, alumnus Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Kini warga Kota Sukabumi, Jawa Barat (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com)

KOTA SUKABUMI, PemiluUpdate.com – Sejatinya pemilihan umum (pemilu) –pilkada, pileg, dan pilpres– merupakan mekanisme parpol merebut atau mempertahankan kekuasaan.

Parpol manapun ingin memenangi pemilu tersebut. Mereka menargetkan kadernya duduk di parlemen. Mereka ingin kadernya atau sosok yang didukungnya menduduki jabatan strategis sebagai bupati, wali kota, gubernur, bahkan presiden.

Melalui posisi penting itu, parpol lebih leluasa menerapkan strategi politiknya mewujudkan visi-misinya.

“Partai politik harusnya mampu menjembatani aspirasi rakyat. Setelah berkuasa, satu parpol lebih leluasa merealisasikan aspirasi rakyat yang dibawanya,” ujar Yopi Hidayaturrohman, warga Kampung Cikole Dalam, Kelurahan, Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat, kepada PemiluUpdate.com di kediamannya, Sabtu, 23 September 2017.

Sebagai warga awam, Yopi melihat partai-partai politik diisi orang-orang yang memiliki kemampuan dan kapasitas tertentu. Mereka tentu sosok cerdas yang sarat pengalaman.


Kelebihan Kandidat

Mengenai proses Pilkada 2018 yang sedang bergulir, Yopi berharap parpol menghadirkan calon-calon gubernur, bupati, dan wali kota yang benar-benar memiliki prestasi jelas.

Pada Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, misalnya, setidaknya tiga nama calon telah diperkenalkan kepada masyarakat. Ada Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Ketiganya memiliki prestasi yang cukup bagus selama ini.

Dedi Mulyadi terbukti membangun Purwakarta menjadi lebih baik, di antaranya Jalan Lingkar Barat menembus Desa Sukasari yang hampir 50 tahun terisolasi. Dia membenahi infrastruktur jalan. Jalan-jalan di Purwakarta sekarang jiga ulen leucir (seperti ketan licin). Situ Wanayasa di puat kota kini menjadi destinasi wisata.

“Kalau jadi gubernur, Pak Dedi akan melakukan hal sama buat daerah lain sesuai karakteristik masing-masing. Contoh Cianjur dengan Gunung Padang yang menjadi destinasi wisata. Di sini dapat dibuat festival berbasis kebudayaan. Dengan demikian ekonomi masyarakat terangkat, jangan sampai hanya jadi jago kandang,” papapr Yopi, alumnus Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.

[Baca juga: Jawa Barat Butuh Pemimpin Berjiwa ‘Nyunda Nyantri Jeung Nyakola’]

Begitu juga dengan Ridwan Kamil yang piawai menata trotoar dan taman di Kota Bandung. Ibu kota Jawa Barat ini kini boleh dibilang menjadi kota seribu taman. Mulai taman jomblo sampai lansia ada di sini. Ada taman budak ngora (anak muda) hingga taman keluarga dan anak.

“Silakan juga bikin itu di Bogor, Sukabumi dan daerah lain kalau Ridwan Kamil jadi gubernur. Jangan sampai hanya jago kandang di Bandung,” kata Yopi, yang sehari-hari sebagai wiraswasta.

Ditambahkan, figur Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Deddy Mizwar juga memiliki kelebihan. Dia tahu persis program kerja Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) selama hampir 10 tahun terakhir.

Aher, antara lain, ingin menciptakan wilayah Jabar Selatan sebagai pusat ekonomi baru, yang selama ini kurang berkembang. Jangan sampai ketika Demiz, sapaannya, jadi gubernur, lantas progran itu berhenti dan malah membuat program baru. Akibatnya tentu program sebelumnya menjadi tidak maksimal.


Putra Terbaik

Pada prinsipnya, siapapun yang menjadi Gubenur Jawa Barat di kemudian hari, harus didukung. Dedi Mulyadi dengan konsep budayanya untuk membangun Jawa Barat lebih baik, lalu Ridwan Kamil menata tata ruang agar daerah lebih indah dan asri. Sedangkan Deddy Mizwar melanjutkan program gubernur sebelumnya. 

[Baca juga: Satria Gerindra Soroti Pertemuan Politik di Rumah Dinas Wali Kota

“Dukungan kelompok masyarakat bukan berarti selalu membenarkan apa yang dikerjakan seorang calon. Lebih penting mengkritisinya, yang disampaikan dengan cara-cara beradab,” tegas Yopi, yang menyambut baik adanya ruang bagi warga menyampaikan aspirasi kepada para pemimpin, via PemiluUpdate.com.

Selaku masyarakat Jawa Barat, tidak soal bagi Yopi jika ada lima atau lebih figur yang maju di Pilkada 2018. Intinya, warga perlu diberi pilihan terbaik buat menjadi pemimpin daerah lima tahun ke depan. Dia harus sosok yang memang putra terbaik. ()Herry Febrianto


[Sampaikan ASPIRASI Anda seputar pilkada/pilpres/pileg melalui surel: pemiluupdate@gmail.com. Sertakan foto diri]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here