Wali Kota Sukabumi Tanggapi Santai Sorotan Rapat Politik di Rumah Dinas

Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz, yang juga menjabat ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi (Istimewa/youtube.com)

KOTA SUKABUMI, PemiluUpdate.com – Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz menanggapi santai sorotan berbagai pihak terkait rumah dinas yang sering digunakannya untuk pertemuan politik.

Muraz menegaskan dirinya sebagai wali kota malah mempersilakan siapapun untuk datang ke rumah dinasnya. Walaupun posisinya sekaligus ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi.

“Tidak apa-apa, nggak masalah orang punya persepsi dan tanggapan lain. Justru yang tidak boleh, wali kota melarang. Siapapun masyarakat mau ke rumah dinas saya terima,” kilah Muraz kepada PemiluUpdate.com di ruang kerjanya, Kota Sukabumi, Selasa, 19 September 2017.

Selaku Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi, lanjut Muraz, dirinya tidak menampik jika elit parpol yang datang selain silaturahmi juga melakukan komunikasi politik untuk menjajaki kemungkinan koalisi bersama Demokrat di Pilkada 2018.

“Ini juga urusan dinas agar Kota Sukabumi kondusif. Kebetulan selain sebagai ketua partai, saya juga wali kota,” katanya.

[Baca juga: Selangkah Lagi Koalisi Segi Tiga Demokrat-Masagi-Gerindra?]

Ditambahkan, selain Koalisi Masagi yang dimotori PAN dan PPP, beberapa ketua parpol lain, termasuk calon kepala daerah datang ke rumah dinasnya karena mengetahui dirinya tidak akan mencalonkan diri lagi pada pilkada mendatang.

“Karena tahu saya tidak akan mencalonkan lagi, mereka datang ke saya sebagai wali kota atau ketua partai,” tandasnya.


Harapkan Dukungan Relawan

Setelah menyatakan tidak mencalonkan kembali di pilkada, Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz menegaskan keinginannya untuk maju sebagai wakil rakyat di Senayan (DPR RI) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Muraz berharap niatnya untuk maju ke DPR RI mendapat dukungan relawan yang pernah berjuang memenangkan dirinya di Pilkada Kota Sukabumi 2013.  

“Kalau ingin mendukung saya tidak harus mencalonkan jadi wali kota, insya Allah saya ditunjuk DPP untuk maju ke DPR RI. Jika nanti ditunjuk, saya harus berjuang,” harapnya.

Pengalaman selama 43 tahun di pemerintahan, tambah Muraz, setidaknya bisa menjadi modal berkiprah di tingkat nasional, ketika duduk di DPR RI. ()Herry Febrianto


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here