Setelah Baliho Pilkada Bupati Jeneponto, Giliran Milik Wakilnya Dibakar

Baliho Pilkada Jeneponto 2018 dibakar dan disobek. Alat sosialisasi pemilu ini milik beberapa calon bupati Jeneponto (Istimewa/rakyatku.com & sulselsatu.com)

JENEPONTO, PemiluUpdate.com – Suhu politik di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mulai memanas meskipun proses penjaringan calon kepala daerah untuk Pilkada Jeneponto 2018, belum final. Belum satupun parpol maupun poros koalisi yang memutuskan resmi pasangan kandidat yang diusung atau didukungnya.

Indikasi memanasnya konstelasi Pemilu Bupati-Wakil Bupati (Pilbup) Jeneponto 2018 dimaksud berupa aksi perusakan baliho para kandidat.

Kasus terakhir menimpa alat peraga sosialisasi diri milik Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu. Titik perusakan baliho, antara lain di depan rumah dinas Ketua DPRD Jeneponto dan di Kampung Tolo’, Kelurahan Tolo’ Kota, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.

Baliho berukuran besar itu dibakar pada Senin sore, 11 September 2017, sekitar pukul 17.49 WITA. Anggota tim Sahabat Mulyadi yang mengetahui kasus perusakan alat peraga pemilu itu langsung melapor ke Mulyadi, salah seorang kandidat pilbub tahun depan.

Atas arahan sang kepala daerah, anggota tim pemenangan melaporkan peristiwa dimaksud ke Polres Jeneponto. “Beliau meminta agar kami tidak terpancing dan melaporkannya ke polisi. Saya dengan beberapa anggota tim telah melapor ke Polres Jeneponto, malamnya,” ungkap Ismail seraya memperlihatkan lembar laporan polisi.

Ismail merinci bahwa selain dibakar, sejumlah baliho di berbagai kolasi sengaja disobek. Dapat dipastikan, katanya, rusaknya alat sosialisasi itu disengaja.

Wakil Bupati Mulyadi ketika pers meminta konfirmasinya membenarkan adanya aksi perusakan terhadap balihonya.

“Benar, ada oknum yang bakar. Atas kejadian ini, saya sampaikan kepada tim agar bersabar dan tidak terpancing oleh provokasi. Rusaknya baliho itu mungkin karena ada yang sudah galau,” ujar Mulyadi di Jeneponto, Selasa, 12 September 2017.

[Baca juga: Pasangan Cabup Terkuat di Pilkada Jeneponto 2018 Versi IPI]

Sebelumnya, vandalisme serupa menimpa baliho pencalonan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar. Salah satunya berlokasi di Kampung Kalukuang dan di Desa Tino, Jeneponto. Hal yang sama terjadi terhadap baliho Muhammad Syarif Patta, juga calon kepala daerah.

Paket pasangan calon bupati-wakil bupati Jeneponto yang mencuat sejauh ini yakni Mulyadi Mustamu-Muh. Kasmin Makkamula (ketua DPRD Jeneponto), Bupati Jeneponto Iksan Iskandar-Paris Yasir (ketua DPC Partai Gerindra Jeneponto), dan Muhammad Syarif-Andi Tahal Fasnih (ketua DPD PKS Jeneponto). ()PSL


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here