Koalisi Masagi Gabung Gerindra dan Hanura Tergantung Calon

Ketua DPC Partai Hanura Kota Sukabumi Bayu Waluya (ke-2 kiri) dan Ketua DPC Partai Gerindra Kamal Suherman (ke-3 kiri) saat penandatangan kesepakatan kedua partai pada Pilkada 2018 (Ridwan Ewako/PemiluUpdate.com)

KOTA SUKABUMI, PemiluUpdate.com – Koalisi Masyarakat Bersama Membangun Kota Sukabumi (Masagi) sudah intens menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra. Arahnya membentuk poros baru di Pemilu Wali Kota-Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Sukabumi 2018.

Akankah koalisi yang dimotori PAN dan PPP tersebut tetap akan menggandeng Gerindra meskipun partai berlambang garuda ini berkoalisi dengan Hanura, pekan lalu? Bahkan keduanya sudah menyebutkan Dedi R. Wijaya, salah seorang ketua DPP Partai Gerindra, sebagai jagoannya.

Pengamat politik Asep Deni menilai sangat mungkin Masagi bergabung dengan koalisi Gerindra-Hanura. “Sekarang platformnya gampang. Basis kemenangan harus mengusung calon yang bisa mengimbangi elektabilitas dan popularitas incumbent sekarang,” kata Asep kepada PemiluUpdate.com di Kota Sukabumi, Selasa, 12 September 2017.

Menurutnya, langkah yang harus dilakukan Masagi ke depan yakni harus memperkuat koalisi partai. Tidak ada jaminan koalisi parpol besar bisa memenangi pilkada, rumusnya. 

“Bisa tidak, mendorong calon yang elektabilitasnya lebih baik karena ukuran kemenangan bukan satu calon tapi setelah berpasangan,” tandas Asep. 

Begitu juga dengan Gerinda dan Hanura. Asep menyatakan tantangannya dalam menentukan pasangan Dedi R. Wijaya. Apakah mengusung sendiri (Gerindra-Hanura) atau menyepakati adanya sosok yang diusung koalisi Masagi.  

“Siapapun calon yang diusung harus memiliki elektabilitas dan popularitas yang bisa menyaingi kandidat Achmad Fahmi, Andri Hamami, Jona Arizona, Mulyono, dan Hanafi Zein,” ulas Asep Deni. ()Herry Febrianto 


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here