Kesepakatan Gerindra-Hanura tidak Mengunci, Koalisi Besar Tetap Terbuka

Rapat koalisi DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi dan DPC Partai Hanura Kota Sukabumi, Selasa, 5 September 2017 (Ridwan Ewako/PemiluUpdate.com)

KOTA SUKABUMI, PemiluUpdate.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Jawa Barat menilai kesepakatan koalisi yang ditandatangani Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi Kamal Suherman dan Ketua DPC Partai Hanura Kota Sukabumi Bayu Waluya, tidak mengunci.

Sekretaris DPD Partai Hanura Fitri Putra Nugraha menjelaskan pintu koalisi lebih besar masih terbuka bagi parpol lain, pasca kesepakatan koalisi dimaksud. Begitu pula mengenai calon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi resmi nantinya diputuskan oleh koalisi final.

Di antara empat poin kesepakatan, menurut Fitri, dua di antaranya merujuk hal tersebut secara jelas. Pada poin pertama berisi kesepakatan Gerindra dan Hanura di Kota Sukabumi membangun koalisi yang dinamis dan solid.

Keduanya bertekad memenangi Pemilu Wali Kota-Wakil Wali Kota (Pilwalkot) 2018, melalui koalisi di tataran struktural partai maupun di fraksi di lembaga DPRD. Tidak ada muatan yang mengatur tertutupnya upaya koalisi lebih besar.

Lalu kesepakatan poin keempat yang menandaskan hal-hal yang belum diatur dalam kesepakatan bersama akan diatur lebih lanjut melalui musyawarah mufakat.

“Jadi tidak ada rancu namun jika mengacu pada kesepakatan poin pertama dan keempat, tidak mengunci,” ujar Fitri saat PemiluUpdate.com meminta tanggapannya, Senin, 11 September 2017.

Menurut Fitri, kerangka koalisi Hanura dan Gerindra pada Pilwalkot Sukabumi 2018 menjadi salah satu faktor pertimbangan dalam keputusan akhir yang akan diambil DPP. Nantinya, DPC Hanura Kota Sukabumi harus bisa mempertanggungjawabkan dan menjelaskan alasan mereka berkoalisi. Begitu pula DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi.

“Pengurus DPC┬áharus memberikan penjelasan atau pemaparan kepada Tim Pemenangan Daerah dan Tim Pemenangan Pusat sebagai bahan keputusan resmi partai nantinya. Kebijakan akhir domain DPP,” tandasnya.

Sekretaris DPD Partai Hanura Jawa Barat Fitri Putra Nugraha (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

Soal adanya kesepakatan mengusung Dedi R. Wijaya (salah seorang ketua DPP Partai Gerindra) sebagai calon wali kota atau wakil wali kota Sukabumi di Pilwalkot, Fitri menilai bukan persoalan bagi Hanura. Begitu pula bagi parpol lain di luar Gerindra-Hanura. Soal calon yang resmi diusung nantinya dapat dibicarakan di tingkat pimpinan di Kota Sukabumi.

“Kami mempersilahkan kepada semua DPC untuk menjajaki kerangka koalisi sesuai kondisi politik daerah masing-masing. Tentunya harus juga diselaraskan dengan figur atau kandidat yang berproses melalui penjaringan Partai Hanura,” tutur Fitri. ()Herry Febrianto


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here