Usai Usung Dedi Wijaya, Ketua DPC Gerindra Kota Sukabumi Didesak Lengser

Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi Dadun Koharwangsa (kiri) dan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi Kamal Suherman saat berada di Kantor DPD Partai Gerindra Jawa Barat di Kota Bandung (Ridwan Ewako/PemiluUpdate.com)

KOTA SUKABUMI, PemiluUpdate.com – Kursi Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi Kamal Suherman digoyang oleh jajaran pengurus internal dan kader sendiri. Usikan ini mencuat justru ketika DPC sedang sibuk melaksanakan tahapan penjaringan calon kepala daerah dan proses koalisi menghadapi Pilkada Kota Sukabumi 2018.

Persoalan yang paling mutakhir mencuat yakni desakan penggantian pucuk kepemimpinan DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi. Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi Andris Suprianto bersama tujuh pemimpin PAC (Pengurus Anak Cabang) dan 33 pimpinan Pengurus Ranting segera ke DPD Partai Gerindra Jawa Barat. Di Kota Bandung, mereka akan mengajukan mosi tidak percaya sekaligus desakan pelengseran Kamal.

“Kami ingin ketua diganti. Usulan ini akan disampaikan ke DPP melalui DPD,” ujar Andris kepada pers usai bertemu dengan Pimpinan Pondok Pesantren Al Fath K.H. Fajar Laksana, yang sesepuh Partai Gerindra di Kota Sukabumi.

Andris menjelaskan kinerja Kamal Suherman selama memimpin tidak maksimal. Berbagai aspek membuktikan kinerja negatifnya. Selain itu, empat orang legislator yang menjadi wakil rakyat melalui Gerindra tak menjalankan peran memberdayakan kader di tingkat PAC dan ranting. Hal terakhir ini selain faktor keempat politikus yang bersangkutan, juga menyangkut kemampuan Ketua DPD Kamal.

“Kalau melihat AD/ART partai, kami memiliki hak untuk mengusulkan pergantian. Pasal 17 dan 22 ayat 2 AD/ART Partai Gerindra mengatur bahwa DPC memiliki kewenangan mengajukan usulan pergantian pimpinan DPC dan hak anggota untuk memilih dan dipilih,” ungkapnya.

[Baca juga: Gerindra dan Hanura Kota Sukabumi Berkoalisi, ‘Haram’ Kalah!]

Andris membantah jika desakan pergantian Kamal selaku ketua DPC berkaitan dengan proses Pilkada Kota Sukabumi 2018. Namun, sambungnya, mereka memang selama tidak dilibatkan terkait rencana koalisi Gerindra dan Hanura, yang sepakat mengusung Dedi R. Wijaya sebagai calon wali kota.

“Tidak ada kaitannya dengan pilkada namun kami akan patuh terhadap keputusan DPP mengenai bakal calon yang akan diusung,” tegas Andris.

Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Pengurus Ranting Partai Gerindra Kota Sukabumi usai pertemuan konsolidasi (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)


Liar dan Tidak Etis

Menanggapi manuver pasukannya cecara terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi Kamal Suherman menegaskan jika gerakan yang dimotori Andris Supriatno sebagai aktivitas liar dan sangat tidak etis.

“Kalau ada permasalahan apapun, kenapa tidak ngobrol dengan ketua. Inikan langsung ke mana-mana,” tandas kepada PemiluUpdate.com, Minggu, 10 September 2017.

Kamal berpendapat jika ada urusan ataupun permasalahan menyangkut organisasi, sepatutnya dibicarakan serta diselesaikan di internal. Bukannya membahasnya di tempat orang lain yang bukan pengurus partai.

“Pekerjaan partai itu motornya sekretaris sedangkan dia sendiri tidak ngobrol dengan saya masalahnya apa. Kalau ingin jadi ketua silakan saja pakai prosedur yang benar. Saya sudah koordinasi dengan jajaran pengurus DPC dan segera menggelar rapat internal,” kata Kamal. ()Herry Febrianto


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here