HUT Demokrat, SBY: Jangan lagi TNI-Polri-BIN Berpihak pada Parpol Tertentu

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (Ridwan Ewako/PemiluUpdate.com)

KABUPATEN BOGOR, PemiluUpdate.com – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Presiden Ke-6 RI mendesak pemerintah agar tidak mencampuri –apalagi mengintervensi– kontestasi Pilkada serentak 2018. KPU sudah memulai pelaksanaan tahapan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah ini.

Begitu salah satu poin isi pidato politik SBY pada perayaan HUT Ke-16 Partai Demokrat. Pada hari yang sama sekaligus perayaan HUT ke-68 SBY, pendiri partai berlambang mercy.

“Partai Demokrat memohon pada negara dan pemerintah agar pelaksanaan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 berlangsung secara jujur, adil, demokratis, dan damai,” kata SBY di komplek Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 9 September 2017.

Menurut SBY, negara dan pemerintah sepatutnya membiarkan para kandidat kepala daerah parpol berkompetisi secara sehat dan fair. Biarlah rakyat memilih dan memberikan suaranya sesuai aspirasinya.

Desakan purnawirawan jenderal TNI itu bukan tanpa dasar. SBY mengungkapkan pada masa lalu pemilu dan pilkada berlangsung tidak fair dan tidak demokratis. Penyebabnya aparat negara, seperti TNI, Polri, dan BIN (Badan Intelijen Negara) berpihak pada parpol tertentu alias tidak netral.

“Rakyat menghendaki semua aparat negara tidak digunakan untuk memenangkan partai politik atau pihak tertentu semata,” tukas SBY tanpa menyebutkan periode pemilu dan pilkada yang dimaksud.


Kepala Daerah Demokrat

Juga pada pidato politik, SBY menginstruksikan kepada kader dan simpatisan Demokrat agar menyukseskan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Selain itu harus berupaya keras memenangi pertarungan pemilu kepala daerah, legislatif, dan pemilu presiden-wakil presiden.

Secara khusus, Ketua Umum DPP Partai Demokrat meminta kepada seluruh kepala daerah yang kini menjabat gubernur, bupati, dan wali kota supaya melaksanakan langkah nyata meningkatkan kesejahteraan rakyat. SBY menyebutkan mereka juga harus berlaku adil kepada seluruh lapisan masyarakat dan melakukan pemberantasan korupsi.

“Kalau semua gubernur, wali kota, dan bupati menghasilkan capaian yang nyata, rakyat yang akan diuntungkan,” SBY menambahkan.

SBY juga menginstruksikan kepada seluruh anggota legislatif di DPR RI serta DPRD tingkat I dan II, untuk senantiasa mendengar aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya. Juga mereka diminta melakukan pengawasan yang kritis kepada pemerintah pusat dan daerah.

“Dengan demikian kinerja pemerintah semakin meningkat. Kalau ini bisa diwujudkan, rakyat Indonesia-lah yang senang,” katanya.


Minta Dukungan Pilkada

Ketua Umum DPP Partai Demokrat SBY berharap kepada segenap rakyat Indonesia merestui Demokrat yang genap berusia 16 tahun pada tahun ini. SBY juga secara khusus meminta dukungan rakyat bagi kader Demokrat yang akan berkompetisi pada Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

“Kepada saudara-saudara kami, rakyat Indonesia, Partai Demokrat memohon doa restu agar kader kami diberi kemudahan dan kekuatan ikut mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan kehidupan rakyat yang makin adil dan makmur di masa depan,” harap SBY. ()Madi Cakra


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here