Demokrat Bangun Opini Lukas Calon Tunggal, Staf Jokowi Turun Gunung

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Lenis Kogoya, staf khusus Presiden RI Bidang Papua (kanan) (Istimewa/kabarpapua.co)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Dimotori Partai Demokrat, perang opini bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe bakal menjadi calon tunggal pada Pemilu Gubernur Papua 2018 digencarkan sejak beberapa bulan terakhir. Apakah benar-benar menjadi kenyataan?

Masif diberitakan berbagai media massa, khususnya daring (online) lokal, Lukas yang juga menjabat ketua DPD Partai Demokrat Papua mengaku telah mengantongi rekomendasi dari 10 partai politik (parpol) pemilik kursi di DPRD setempat.

Parpol selain Demokrat dimaksud, antara lain PAN, PKPI, Nasdem, Golkar, Hanura, PKS, PKB, PPP, dan Gerindra.

Kenyataannya belum satupun parpol dimaksud yang menunjukkan rekomendasi resminya kepada publik. Bahkan oleh Demokrat sendiri. DPP Partai Golkar hanya mengumumkan telah menyerahkan surat tugas kepada Lukas selaku ketua DPD. Isinya: DPP menugasi Lukas melakukan komunikasi politik guna menggalang koalisi.

Kondisi itulah yang mendorong Lenis Kogoya, staf khusus Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Bidang Papua, memutuskan untuk menjajak kekuatan calon gubernur petahana. Lenis, mantan ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua, mengaku berniat ikut pilkada karena ingin memimpin kampung halamannya.

“Saya memang salah satu calon Gubernur Papua, sudah izin presiden,” ujar Lenis di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 4 September 2017.

Lenis menyampaikan dirinya siap bersaing dengan Gubernur Lukas yang sudah pasti diusung Demokrat. Penegasan Lenin boleh jadi menjadi salah satu bukti bahwa Lukas sama sekali tak bakal melawan kotak kosong pada Pilgub Papua 2018.

Ditambahkan, dukungan parpol yang diincarnya yakni PDIP, Partai Hanura, dan PKB. “Saya maju supaya Papua merdeka dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi,” ujar Lenis.


Polisi Penantang

Selain Lenis, Irjen Paulus Waterpauw lebih dahulu menjalani proses upaya menjadi calon gubernur. Mantan Kepala Polda Papua, yang kini menjabat wakil kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam), Mabes Polri, mendaftar ke parpol yang membuka pendaftaran.

[Baca juga: Tiga Jenderal Aktif Kepincut Kursi Empuk Gubernur]

Paulus telah mendaftar di DPD Partai Golkar Papua. “Kehadiran Paulus Waterpouw semakin banyak memberikan ruang demokrasi yang sehat bagi tokoh Papua untuk merebut posisi 01 Papua. Dengan begitu masyarakat ada pilihan dalam memilih calon pemimpinnya,” kata Ketua Harian DPD Partai Golkar Papua Paskalis Kosai.

Usai di Golkar, Paulus mendaftar via DPD Partai Gerindra. “Ini menjawab keraguan dan tanda tanya masyarakat apakah saya maju atau tidak. Dengan kehadiran saya di sini menunjukan bahwa saya serius,” tegas Paulus. ()ALY/JPT


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here