Polltrend: Gus Ipul, Popularitas dan Elektabilitas Tertinggi di Mata Kiai

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), salah seorang calon kuat dalam Pilkada Jatim 2018 (Istimewa/breakingnews.co.id)

SURABAYA, PemiluUpdate.com – Lembaga survei Polltrend Education & Research baru saja merilis hasil surveinya yang terkait Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2018, khususnya pemilu gubernur-wakil gubernur.

Tidak seperti lembaga-lembaga survei sebelumnya, responden yang dibidik Polltrend tidak biasa alias bukan masyarakat kebanyakan. Polltrend mencari tahu bagaimana suara kalangan kiai di Jawa Timur mengenai figur calon-calon gubernur pada pilkada tahun depan.

Direktur Eksekutif Polltrend Choirul Yahya mengungkapkan beberapa kesimpulan survei yang ditariknya. Pertama, di mata para kiai, kandidat gubernur yang paling populer yakni Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Di bawahnya ada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

“Untuk popularitas, Gus Ipul meraih 100 persen, sedangkan Khofifah 93,4 persen,” kata Choirul di Surabaya.

Di urutan ketiga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Dia mengantongi angka 88,5 persen, disusul Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 85,2 persen.

Sosok yang juga muncul di kalangan kiai, lanjut Choirul, Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar sebesar 77 persen, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas 72 persen, anggota DPR RI dari Partai Nasdem Hasan Aminuddin 68,8 persen, dan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur 22,9 persen.

Kedua, pada soal elektabilitas, posisi tertinggi masih ditempati Gus Ipul. Urutan kedua ditempati Khofifah, dengan selisih sangat jauh.

“Elektabilitas Gus Ipul 72,1 persen, Khofifah 16,4 persen, dan Bu Risma 3,3 persen. Nama-nama yang lain, semua mendapat elektabilitas yang relatif sama yakni 1,6 persen,” ungkap Choirul lagi.

Survei dilakukan pada 17 Juni hingga 17 Juli 2017 di empat wilayah di Jatim, yakni Madura, wilayah Arek, Mataraman, dan Pendalungan.

Jumlah responden sebanyak 61 orang kiai. Survei menggunakan pendekatan multistage random sampling, face to face interview (FTF) dengan kuisioner, dan margin of error 3,5 sampai lima persen.


Kesulitan Survei

Tidak mudah menyelesaikan survei ini. Direktur Eksekutif PollTrend Choirul Yahya menceritakan pengalamannya. Tidak gampang menemukan responden yang dibidik. “Sulit banget menemui responden kiai. Kalaupun ketemu, yang dibahas bukan survei, malah dikasih jimat atau ijazah, doa,” ujarnya.

Choirul menyatakan terdapat empat tipologi responden yakni kiai politik, kiai panggung, kiai pesantren, dan kiai tarekat. Responden yang paling sulit diajak komunikasi soal politik adalah kiai tarekat. Mereka memang tak bersentuhan dengan dunia politik.

Lain halnya dengan kiai politik, kiai panggung, dan kiai pesantren yang sedikit lebih mengetahui soal politik. “Lebih gampang masyarakat umum daripada kiai,” ujar Choirul. ()SJT


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here