Rampung, Ujian Calon Kepala Daerah di Gerindra Jawa Barat

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi (kiri) mendampingi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menandatangani prasasti (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

KOTA BANDUNG, PemiluUpdate.com – Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 79 pendaftar calon kepala daerah di DPD Partai Gerindra Jawa Barat (Jabar) rampung pada Kamis sore, 24 Agustus 2017.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi menyatakan rasa syukurnya atas rampungnya salah satu tahap penjaringan calon kepala daerah di 16 kabupaten dan kota se-Jawa Barat itu.

“Syukur, ya. Kegiatan fit and proper test berjalan lancar sesuai rencana. Gerindra menghaturkan terima kasih kepada seluruh teman-teman yang sudah mengikutinya dengan antusias,” ujar Mulyadi ketika dimintai tanggapan PemiluUpdate.com, Kamis, 24 Agustus 2017.

Dijelaskan, “beauty contest” itu bertujuan guna menemukan kandidat calon bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota yang memiliki kompetensi dan kesiapan menghadapi persaingan dalam pilkada.

Sesuai AD/ART, Mulyadi menambahkan bahwa Gerindra memang terbuka bagi setiap putra-putri terbaik di wilayah masing-masing. Partai yang dipimpin Prabowo Subianto selaku ketua umum DPP ini membuka peluang bagi sosok kompeten dimaksud, buat mengabdi kepada masyarakat di daerahnya.

“Selama memenuhi syarat, Gerindra membuka diri. Selain itu, perlu diketahui bahwa partai ini juga memiliki kader-kader yang mumpuni,” ungkapnya.

Mulyadi mengungkapkan proses penjaringan calon kepala daerah di Gerindra melalui tiga koridor. Pertama, tahap administrasi dan seleksi. Kedua, koridor partai koalisi. Dalam hal ini, kandidat harus memiliki kemampuan membangun komunikasi politik dengan partai lain.

Ketiga, sambung Mulyadi, calon harus memiliki elektabilitas yang baik. Dengan demikian peluang memenangi kontestasi pilkada besar.

“Rekomedasi arahnya kepada kontestan yang bisa melewati tiga koridor. Dengan pedoman ini, masing-masing peserta yang telah mengikuti fit and proper test selama empat hari, dapat memperkirakan akan memperoleh rekomendasi atau tidak,” papar Mulyadi, mantan anggota DPR RI.

Ditanya kapan rekomendasi calon dikeluarkan, Mulyadi menyebut menjelang waktu pendaftaran calon kepala daerah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Januari 2018. “Rekomendasi keluar sekitar Januari 2018,” tukasnya.

Anggota Fraksi Gerindra DPR RI Oo Sutisna (kiri) dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Bappda) DPD Partai Gerindra Jawa Barat Ali Rasyid pada kegiatan ‘fit and proper test’ calon kepala daerah di Kota Bandung, Kamis, 24 Agustus 2017 (Ridwan Ewako/PemiluUpdate.com)


Gali Niat Peserta

Oo Sutisna, anggota Fraksi Gerindra DPR RI, yang menjadi salah seorang penguji beauty contest mengatakan poin pertama dan terpenting yang ia gali dari para peserta yakni seputar niatnya menjadi pemimpin daerah.

“Niat yang menentukan bagaimana mereka nantinya memimpin rakyat, bila terpilih,” tutur Oo, ketua pertama DPD Partai Gerindra Jawa Barat, kepada PemiluUpdate.com di kantor DPD.

Selanjutnya, ungkap Oo, panel diskusi mengeksplor penguasaan berbagai aspek pemerintah daerah, potensi dan tantangan, serta konsep strategi yang bersangkutan guna menghadirkan solusi.

Ditambahkan, sebagai penguji internal, dirinya tak lupa mencari tahu kekuatan jaringan para pendaftar calon kepala daerah yang diujinya. Pengalaman organisasi dan bermasyarakat turut menentukan kesuksesan kepala daerah nantinya.

“Ada peserta fit and proper test yang memiliki jaringan bagus. Ada pula yang hanya menjawab akan memanfaatkan jaringan teman-teman sekolahnya dahulu, mulai SD sampai perguruan tinggi,” rinci Oo, yang juga menjabat wakil ketua umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional.

Jurnalis Anjar Asmara mendaftar sebagai calon kepala daerah di Pilkada Ciamis 2018, via Partai Gerindra (Ridwan Ewako/PemiluUpdate.com)


Jurnalis

Di antara 79 peserta beauty contest di DPD Partai Gerindra Jawa Barat terdapat dua orang berlatar belakang media massa atau jurnalis. Nasihin Masha, mantan pemimpin redaksi Harian Republika-Jakarta, serta Anjar Asmara yang mantan jurnalis Harian Pikiran Rakyat-Bandung dan kini memimpin fokusjabar.com.

Nasihin mendaftar sebagai calon kepala daerah pada Pilkada Kabupaten Cirebon 2018. Anjar pada Pilkada Kabupaten Ciamis 2018.

Usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan, Anjar menjelaskan dirinya optimistis melalui seluruh proses penjaringan. Selain itu, berdasar pengalaman panjang sebagai jurnalis, ia yakin menguasai baik seluk-beluk pemerintahan daerah beserta kelebihan dan kekurangannya.

“Sebagai jurnalis, saya berada di lapangan, di tengah masyarakat. Saya tahu persis apa yang dibutuhkan warga Ciamis. Saya juga mendalami bagaimana praktik birokrasi di sana. Saya siap mempertahankan yang sudah baik dan memperbaiki kekurangannya,” rinci Anjar, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis.

Anjar juga menyinggung bahwa panggung politik pemerintah bukan soal baru bagi jurnalis. Wakil Presiden RI Ke-3 Adam Malik pernah menjalani profesi sebagai jurnalis. Dia adalah pendiri Kantor Berita Antara, dan menjabat wakil direktur.

“Terakhir ada Dahlan Iskan yang aktif menulis hingga sekarang. Bos Jawa Pos ini pernah menjabat sebagai menteri BUMN,” tandasnya. ()EWA


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here