Dikritik Soal Fatsun, Emil Tegaskan Tolak Dinilai Komunikasinya Buruk

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Ridwan Ewako/PemiluUpdate.com)

KOTA BANDUNG, PemiluUpdate.com – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) angkat suara atas cap yang ditujukan kepadanya oleh sebagian besar elit partai politik (parpol). Khususnya di level DPD atau DPW di Jawa Barat, sosok yang populer di media sosial ini dinilai cenderung tak mengindahkan fatsun politik.

Namun, arsitek berkaca mata itu lebih menanggapi sorotan politikus kepada dirinya dari sisi komunikasi. Memang beberapa petinggi partai di Jawa Barat menyebutkan persoalan cara berkomunikasi Emil menjadi penyebab parpol enggan mengusungnya sebagai calon gubernur. Padahal, inti permasalahannya seputar etika Sang Wali Kota dalam berpolitik.

“Partai itu banyak sekali yang harus didatangi. Mulai DPP, DPD, ketua umumnya. Saya sudah 50 kali berkomunikasi dengan orang yang berbeda-beda. Kalau dibilang tidak komunikasi, tidak betul,” ujar Emil di Kota Bandung, Rabu, 23¬†Agustus 2017.

Emil mengutarakan dirinya sejauh ini membangun komunikasi politik dengan kalangan politikus. Dia berkomunikasi dengan parpol-parpol. Karenanya, kata Emil, dirinya tidak menerima penilaian komunikasi politiknya buruk.

“Kalau memang ada masukan saya akan terima. Kalau dibilang buruk saya tidak terima,” tandasnya.

Sebagai calon gubernur pada Pilkada Jawa Barat 2018, dia dan timnya terus menjalin komunikasi dengan berbagai partai di tingkat DPD hingga DPP. Hal ini dilakukan, katanya, sebab dirinya sosok independen alias bukan kader partai.

“Jika ada yang belum, mungkin nanti saya akan tingkatkan lagi intensitas komunikasinya,” tuturnya ringan. ()BIH


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here