ASA Deklarasi, Manuver PKS Padang Galang Koalisi Menyempit

Ilustrasi: Kartun pasangan calon wali kota-wakil wali kota Padang Andre Rosiade-Maidestal Hari Mahesa (ASA) (Istimewa/tribunsumbar.com)

PADANG, PemiluUpdate.com – Pasangan calon wali kota-wakil wali kota Padang Andre Rosiade-Maidestal Hari Mahesa (ASA) mendeklarasikan diri siap maju pada perebutan kursi nomor satu dan dua di Kota Tercinta. Deklarasi resmi digelar pada Senin, 22 Agustus 2017.

Andre adalah ketua DPD PPP Padang. Sementara wakilnya wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra.

Empat partai menyokong kedua sosok muda itu yakni PPP, Gerindra, PKB, dan Demokrat. Dukungan ini menyebabkan ruang PKS menjalin koalisi menyempit. PKS dalam Pilkada Padang 2018 mengelus Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah (calon petahana).

Mengenai Wakil Wali Kota Padang Emzalmi yang sempat disebut-sebut sebagai salah seorang calon yang diusung DPD PPP Padang, Andre mengatakan pihaknya jelas tidak mengusung nama tersebut. Emzalmi diusung PPP pada pilkada Padang lalu. Namun selama ini kurang memperhatikan PPP.

Mengenai pencalonannya, Andre mengaku atas penugasan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon. Dia juga diminta membangun komunikasi dengan semua partai di Padang, tidak hanya dengan PKS yang merupakan sekutu Gerindra.


Tak Buru-buru

Apakah ruang manuver PKS memperkuat barisan semakin kecil karena kemunculan pasangan ASA?

Ketua DPD PKS Gufron memang tidak ingin buru-buru menetapkan calon wakil wali kota yang diusungnya. “Tidak mau tergesa-gesa menentukan figur yang akan mendampingi Pak Mahyeldi,” ujarnya.

Ditambahkan, PKS serius mematangkan pilihan figur yang berpotensi menang ketika dipasangkan dengan Mahyeldi. PKS tidak akan terpengaruh oleh keputusan beberapa partai besar di Padang.

“Proses pilkada baru dilakukan akhir tahun mendatang. Meski demikian, kita telah melakukan komunikasi dengan partai lain, seperti Golkar, PAN, Gerindra, dan PPP,” Gufron menjelaskan.

Dia pun menandaskan partainya akan mengumumkan secara resmi pasangan yang diusung mendekati hari pendaftaran ke KPU Kota Padang. Diperkirakan pada akhir 2017.

“Kami juga sedang menunggu keputusan DPP dan Dewan Syuro,” Gufron menyampaikan alasan lain. ()BDL


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here