Di Rakernas, Zulkifli Hasan Lempar Isyarat Koalisi ke Poros Gerindra-PKS

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (Istimewa/gozzip.id)

KOTA BANDUNG, PemiluUpdate.com – Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengutarakan bahwa partai politik (parpol) yang dipimpinnya mempertimbangkan beberapa kandidat eksternal pada Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2018.

Calon gubernur yang dimaksud, antara lain, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

“Tanda-tandanya sudah ada. Tadi lihat yang hadir ada Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil. Dedi Mulyadi kami undang juga namun tidak bisa hadir karena sedang berada di luar negeri,” ungkap Zulkifli Hasan kepada PemiluUpdate.com di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PAN di Kota Bandung, Senin, 21 Agustus 2017. 

Walaupun mendorong kader mudanya, perkembangan konstelasi politik Pilkada Jawa Barat mengharuskan PAN mempertimbangkan untuk mengusung kader parpol lain. Karenanya, mau tidak mau, PAN merapat di koalisi yang sudah terjalin.

Komunikasi intens, kata Zulkifli yang juga ketua MPR RI itu, dilakukan PAN dengan PKS, Gerindra, PKB, dan Demokrat. Saat itu, dia menyebut poros PDIP dan Partai Golkar. Juga kubu Partai Nasdem. Walau demikian dia menyebut nama calon yang dijagokan kedua poros.

Zulkifli mengatakan semua nama kandidat yang beredar di media massa memiliki kemampuan dan elektabilitas yang bagus, termasuk kader PAN. Namun parpol besutan Tokoh Reformasi Amien Rais harus menjalin koalisi untuk mengusung calon gubernur-wakil gubernur Jawa Barat sebab hanya memiliki empat kursi di DPRD setempat.

“Selain kami yang memutuskan, juga ada teman-teman dari partai lain. Pokoknya dua hari ke depan akan ada keputusan calon yang diusung PAN di Jawa Barat,” tandas Zulkifli.

Pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, PAN masuk ke koalisi poros Gerindra-PKS setelah jagoannya tersingkir di putaran pertama.

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (tengah) memberi keterangan pers tentang Rakernas III PAN hari pertama di Kota Bandung, Senin, 21 Agustus 2017 (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com)


Rivalitas Desy-Bima

Dua kader muda PAN yakni Anggota DPR RI Desy Ratnasari dan Wali Kota Bogor Bima Arya ditawarkan ke parpol-parpol sebagai upaya membuka peluang masuk arena pemilihan gubernur Jawa Barat. Langkah ini memicu rivalitas keduanya di internal PAN.

Ditanya soal tersebut, Ketua Umum Zulkifli Hasan menyatakan kedua kadernya itu memiliki popularitas dan elektabilitas yang cukup bagus. Bima Arya dikenal sebagai kepala daerah muda dan cukup diapresiasi dalam menata Kota Bogor.

Desy Ratnasari, tambah Zulkifli, cukup mumpuni menjalankan perannya sebagai wakil rakyat di DPR RI. Sebelumnya, dia artis terkenal dan tidak memiliki citra negatif.

Ditambahkan, internal PAN sudah lama mendorong Desy dan Bima maju dalam kontestasi Pilkada Jawa Barat 2018. “Bisa jadi di antara keduanya menjadi calon gubernur atau wakil gubernur. Mengapa tidak kalau didukung,” ujarnya.

Soal rivalitas, Zulkifli yakin persaingan yang muncul di antara keduanya bersifat positif. Mereka menyerahkan sepenuhnya kepada peserta Rakernas. “Saya tegaskan rivalitas antara Desy dan Bima sama-sama saling mendukung,” kata Ketua Umum DPP PAN. ()Herry Febrianto


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here