Sebelum Ikut Pemilu 2019, KPU Periksa Pengurus Parpol hingga Tingkat Desa

Ilustrasi: Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah penyelenggara pemilu yang harus independen (Istimewa/kabarinews.com)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengungkapkan dalam draf Peraturan KPU (PKPU) mengatur verifikasi ulang terhadap seluruh partai politik (parpol). Parpol pada Pemilu 2014 tetap akan diverifikasi ulang sebagai syarat mengikuti Pemilu 2019.

“Kami sudah siapkan draf PKPU-nya. Tinggal diserahkan ke DPR untuk dibahas walau undang-undangnya belum diundangkan. Kami tunggu diundangkan dulu. Tapi kami berharap sebetulnya meski belum diundangkan, bisalah membahas tentang verifikasi parpol,” ujar Ilham di Jakarta, Jumat, 18 Agustus 2017.

Penjelasan agak berbeda diutarakan Komisioner KPU Hasyim Asy’ari. Dia berpendapat bahwa Undang Undang (UU) mengatur partai politik (parpol) yang pernah lolos verifikasi tak perlu lagi mengikuti tahapan yang sama.

Namun, Hasyim mengatakan hal tersebut berdasar penafsirannya terhadap pasal yang mengatur soal verifikasi parpol dalam UU Pemilu. Karena rentan ditafsirkan berbeda, katanya, KPU akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR RI. [Lengapnya baca: KPU: Parpol Lama Peserta Pemilu 2014 tidak Perlu Diverifikasi Ulang]

Komisioner Ilham mengatakan dalam draf PKPU soal verifikasi parpol terdapat beberapa soal yang benar-benar wajib disiapkan calon kontestan Pemilu 2019. Syarat mendasar dimaksud, misalnya, terkait kepengurusan di daerah. KPU, tegas Ilham, akan memeriksa secara faktual kelengkapan kepengurusan di daerah.

Menurutnya, boleh jadi parpol lama mengalami masalah jaringan kepengurusannya di tingkat kecamatan hingga desa. KPU akan mencari tahu apakah kepengurusan satu parpol masih lengkap atau tidak.

Mantan Wakil Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh itu mengingatkan jika persiapan dilakukan secara matang jauh-jauh hari maka proses penetapannya menjadi peserta Pemilu 2019 dapat dilakukan cepat. ()ALY


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here