Agung Suryamal Galakkan ‘Pasar Kreatif Lokal’ Jika jadi Gubernur Jabar

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) dan Ketua Kadin Jawa Barat Agung Suryamal (kanan). Keduanya berdiskusi panjang lebar tentang strategi kemandirian ekonomi untuk kesejahteraan warga lapis bawah (Istimewa/sergapreborn.id)

KOTA BANDUNG, PemiluUpdate.com – Calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) Agung Suryamal menyorot kondisi sektor kerajinan di provinsi ini. Bumi Parahyangan memiliki potensi besar kerajinan namun produknya belum menjadi raja di daerah sendiri.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat itu mencontohkan kerajinan rotan di Kabupaten/Kota Cirebon, kulit di Kabupaten Garut, dan kerajinan tanduk di Kabupaten/Kota Bogor adalah salah satu contohnya.

Potensi besar namun belum sepenuhnya termanfaatkan untuk kesejahteraan warga setempat.

“Hasil produksi kerajinan Jawa Barat kualitasnya bagus-bagus tetapi sayang produknya kurang dilirik masyarakat daerah Jawa Barat sendiri. Solusinya, antara lain, saya ingin buat ‘Pasar Kreatif Lokal’,” ungkap Agung saat ditemui pers di Kota Bandung, Jumat, 18 Agustus 2017.

Menurut Agung, kerajinan Jawa Barat kini lebih banyak diminati masyarakat luar, seperti Jakarta dan Bali. Pada 2016 saja, suplai hasil kerajinan ke Jakarta dan Bali mencapai 70 persen. Jika diminati juga oleh masyarakat Jawa Barat sendiri, produk tersebut bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial.

Agung mengingatkan meskipun sebagian kecil pengrajin sukses meraup untung dari hasil penjualan ke luar daerah hingga luar negeri namun banyak perajin kecil yang tidak berdaya.

[Baca: Agung Suryamal Cocok jadi Figur Perekat Jawa Barat?]

Contohnya, kata Agung lagi, sebagian perajin bambu di Kabupaten Majalengka kini terancam gulung tikar karena tidak memiliki akses untuk memasarkan produknya ke luar daerah.

“Fokusnya memfasilitasi pengrajin kecil yang sulit memasarkan produknya. Jawa Barat punya Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah). Nanti Dekranasda bekerja sama dengan daerah se-Jawa Barat untuk bangun ‘Pasar Kreatif Lokal’ di tiap kabupaten dan kota,” papar Agung.

Pengusaha yang trah keturunan dari pesantren Suryalaya itu menggarisbawahi bahwa masyarakat Jawa Barat penting mencintai produk lokal sendiri.

“Ke depan ‘Pasar Kreatif Lokal’ bisa sekaligus menjadi tempat pagelaran seni dan pelatihan para pengunjung,” ujar Agung, yang juga penggagas “Jihad Ekonomi” itu. ()Madi Cakra


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here