Peluang Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu Diusung Gerindra hanya Satu Persen

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

KOTA BANDUNG, PemiluUpdate.com – Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi menegaskan kemungkinan duet Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu diusung partai berlambang kepala garuda ini tinggal satu persen. Reaksi keras ini diutarakannya atas klaim demi klaim PKS bahwa duet tersebut juga telah resmi diusung Gerindra.

Protes Gerindra sebelumnya memang tak menghentikan klaim sepihak PKS soal pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2018.

PKS masih saja menegaskan ke publik bahwa duet Deddy Mizwar (wakil Gubernur Jawa Barat)-Ahmad Syaikhu (wakil Wali Kota Bekasi) telah diputuskan bersama sebagai kontestan resmi yang diusung PKS dan Gerindra.

Klaim terbaru, tak tanggung-tanggung, dikemukakan oleh Presiden PKS Sohibul Iman usai acara Ikrar Tim Pemenangan Daerah (TPD) PKS Kabupaten Karawang untuk Pilkada Jawa Barat 2018. Acara ini digelar di Kabupaten Karawang pada Minggu kemarin (13/8/2017).

Sohibul menegaskan Deddy-Syaikhu 99 persen akan diusung PKS dan Gerindra. Kepastian ini diperoleh setelah kedua calon dan elit PKS bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. “Keyakinan kami disisakan satu persen karena belum launching saja,” yakin Sohibul.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi sangat menyesalkan klaim sepihak PKS tersebut. Sama sekali belum ada keputusan Gerindra soal kandidat calon gubernur-wakil gubernur yang akan diusung pada Pilkada Jawa Barat 2018. Termasuk duet Deddy-Syaikhu.

“Saya diminta oleh Pak Prabowo agar bersikap tegas. Kami harus membantahnya untuk menjaga perasaan kader Gerindra di Jawa Barat, khususnya. Bahwa Pak Deddy beberapa kali bertemu Pak Prabowo, bukan berarti ia resmi ditunjuk sebagai calon,” tandas Mulyadi saat ditemui jurnalis di kantor DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Jalan PHH Mustofa Nomor 58, Kota Bandung, Senin, 14 Agustus 2017.

Dijelaskan, PKS selama ini mengesankan ke publik bahwa Deddy Mizwar adalah pilihan Gerindra untuk posisi calon gubernur. Sementara Ahmad Syaikhu, yang juga Ketua DPW PKS Jawa Barat, menjadi pendamping atas usungan partainya.

Mulyadi yang mantan anggota DPR RI itu menandaskan sama sekali belum ada pembahasan antara PKS dan Gerindra tentang duet jadi yang diusung sebagai pasangan calon untuk Pilkada Jawa Barat 2018. Memang ada semangat di antara kedua partai politik (parpol) untuk melanjutkan kerja sama seperti halnya pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Sama sekali belum ada keputusan Gerindra. Kalau PKS memutuskan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu, saya selaku ketua DPD sekaligus sebagai juru bicara khusus pilkada 2018, menegaskan peluang Deddy-Syaikhu diusung Gerindra tinggal hanya satu persen,” papar Mulyadi.


Poros Gerindra-PAN-Demokrat

Atas sikap PKS dimaksud, DPD Partai Gerindra belakangan menjalin komunikasi intens dengan PAN dan Demokrat. Dialog ketua DPD ketiga partai, kata Mulyadi, telah mengarah pada sodoran bakal calon gubernur-wakil gubernur masing-masing.

Ditanya apakah Gerindra, PAN, dan Demokrat sudah menyepakati figur yang akan didorong menjadi kontestan pilkada, Mulyadi menjawab belum. Prosesnya masih pada tataran formulasi kerja sama.

“Dalam pertemuan, PAN menyodorkan beberapa kadernya. Juga ada nonkader yakni KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym. Sedangkan Demokrat mengajukan ketuanya, Pak Iwan Sulandjana, dan Dede Yusuf (mantan wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013),” kata Mulyadi lagi.

Ditambahkan, figur-figur yang dimunculkan akan dibahas lebih lanjut. Gerindra sendiri telah mengambil sikap, sesuai instruksi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, bahwa posisi calon gubernur Jawa Barat harus ditempati oleh kader partai sendiri. ()BIH


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here