Duet Mulyadi-Aa Gym Ramai di Medsos karena PKS ‘Belakangi’ Gerindra?

Gambar pasangan Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Mulyadi dengan Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Gambar pasangan disingkat MULIA ini ramai didiskusikan di media sosial, sebagai alternatif kandidat di Pilkada Jawa Barat 2018 (Istimewa/twitter.com)

KOTA BANDUNG, PemiluUpdate.com – Gambar Ketua DPD Partai Gerindra Mulyadi bersanding dengan Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018, ramai di media sosial. Warganet antusias mendiskusikannya.

Di atas foto kedua tokoh tersebut tertulis tagline MULIA (Mulyadi-AA GYM) serta logo Partai Gerindra, PKB, dan PAN. Apakah upaya politik mengusung MULIA pada kontestasi Pilkada Jawa Barat 2018 tengah berlangsung?

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Ginanjar Surya Mulya mengatakan munculnya gambar tersebut dipastikan bukan pernyataan resmi Partai Gerindra. Gambar MULIA dimaksud pada dasarnya bentuk harapan baru masyarakat Jawa Barat yang mengharapkan pasangan alternatif pada perhelatan pesta demokrasi tahun depan.

“Mungkin bisa jadi ada kader Gerindra juga. Mereka mengajukan alternatif setelah mencermati munculnya calon kontestan yang belakangan ini di gadang-gadang partai-partai yang akan memperebutkan Jabar 1,” ungkap Ginanjar ketika dikonfirmasi PemiluUpdate.com di Kota Bandung, Minggu, 13 Agustus 2017.

Sebagai kader Gerindra, Ginanjar menilai pasangan Mulyadi-AA GYM bisa diterima masyarakat. Komposisi pasangan pemimpin ini mempunyai peluang yang bagus dalam konstelasi Pilkada Jabar 2018. Menurutnya, peluang pasangan tersebut menjadi pemenang terbuka lebar.

Lalu, bagaimana proses yang harus dilalui? Dibutuhkan beberapa partai politik (parpol) membentuk koalisi. Ginanjar mengutarakan bahwa partai yang cocok dengan komposisi MULIA itu minimal Gerindra, PKB, dan PAN. “Saya rasa ini salah satu opsi yang bisa kita pertimbangkan,” katanya.

Komunikasi politik antara Gerindra dengan PKB dan PAN, kata Ginajar, sejauh ini sangat cair. Namun segala kemungkinan harus diperhitungkan karena perubahan konstelasi sangat cepat dan dinamis.

Menurut Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi dan Aa Gym sudah
berteman lama. Dapat dipastikan di antara mereka sudah terjalin chemistry yang akan memudahkan pasangan ini dalam bekerja sama.

Komposisi latar belakang masing-masing juga saling melengkapi. Mulyadi seorang pengusaha dan mantan anggota DPR RI yang mengetahui mendalam seluk-beluk perekonomian dan politik nasional. Sementara Aa Gym yang berlatar belakang ketokohan agama dapat membantunya dalam membangun hubungan yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Sebenarnya beberapa saat yang lalu, Mulyadi yang pengusaha sukses dan pendiri pesantren tahfidz Qur’an Saung Santri di Jonggol dan Aa Gym sebagai tokoh agama pendiri Pondok pesantren Daarut Tauhid di Bandung ini, sudah didorong oleh kalangan alim ulama. Dukungan disampaikan secara langsung maupun via telepon.” papar Ginanjar.


Apa Kabar Demiz-Syaikhu?

Munculnya gambar Mulyadi dan KH Abdullah Gymnastiar di media sosial seakan menjadi harapan baru kader Gerindra. Aspirasi ini boleh jadi muncul sebagai respons atas klaim sepihak Presiden PKS Sohibul Iman yang menyatakan partainya bersama Gerindra telah sepakat mengusung duet Deddy Mizwar (Demiz)-Akhmad Syaikhu sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018-2023.

“Hampir pasti, PKS bersama Gerindra akan mendukung Deddy Mizwar sebagai Jabar 1. Berpasangan dengan Ahmad Syaikhu,” kata Sohibul.

Dijelaskan, dari sekian nama yang mengerucut, Ketua DPW PKS Jawa Barat yang sekaligus menjabat wakil wali kota Bekasi Akhmad Syaikhu disodorkan untuk mendampingi Demiz, sebagai calon wakil gubernur.

Pengalaman sebagai legislatif dan eksekutif yang dimiliki Syaikhu, menurut Sohibul, menjadi pertimbangan dan dinilai layak mendampingi Demiz –wakil Gubernur Jawa Barat sekarang. ()Herry Febrianto


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here