PKB Tuntut Jatah Calon Wakil Gubernur Jabar Pendamping Emil

Ilustrasi: Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar memberi arahan di acara DPW PKB Jawa Barat (Istimewa/twitter.com)

BANDUNG, PemiluUpdate.com – PKB menuntut calon wakil gubernur Jawa Barat (Jabar) yang mendampingi Ridwan Kamil (wali kota Bandung) menjadi jatahnya. Hal ini menjadi syarat koalisi Partai Nasdem, PPP, Hanura, dan PKB dalam Pilkada Jabar 2018.

Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda menyatakan hal tersebut kepada pers di Kantor DPW PKB Jabar di Jalan Terusan Salunggung, Kota Bandung, Sabtu, 12 Agustus 2017.

“PKB termasuk partai menengah di Jawa Barat. Misalnya kalau koalisi PKB, Nasdem, Hanura, dan PPP jalan, PKB jadi lead di situ,” ujat Syaiful.

Dasarnya, ungkap Syaiful, potensi jumlah pemilih PKB di Jabar lebih tinggi dibanding PPP walaupun jumlah kursi di DPRD Jabar hanya tujuh kursi. PPP memiliki sembilan kursi. Faktanya, menurutnya, suara PKB pada pilkada lalu lebih banyak sekitar 14 ribu ketimbang PPP.

Karenanya, masih klaim Syaiful, PKB wajar menuntut jatah calon gubernur wakil gubernur Jabar.

“Secara fatsun politik dan penghargaan politik, wajar saya kira kalau PKB meminta wakil untuk kang Emil (Ridwan Kamil). Dalam komposisi koalisi di situ suara PKB lebih dominan dibanding PPP dan Nasdem, termasuk dibanding dengan Hanura yang hanya tiga kursi karena pilkada ini bukan basis kursi, tapi basis suara,” papar Ketua DPW PKB.

Pengusungan nama Wali Kota Bandung dalam perebutan kursi calon gubernur Jabar pengganti Gubernur Ahmad Heryawan sekarang, lebih awal dilakukan oleh Nasdem. Deklarasi Emil yang dilakukan di Kota Bandung itu mendahului partai politik (parpol) lain.


Kekuatan Koalisi

Elit Nasdem, PKB, PPP, dan Hanura menggelar pertemuan di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (11/8/2017).

Hadir dalam pertemuan Ketua DPW Partai Nasdem Saan Mustopa, Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Aceng Fikri, Perwakilan DPW PKB Jawa Barat Maulana Yusuf, dan Ketua DPW PPP Jawa Barat Ade Munawaroh. 

“Kita ini masih saling menjajaki. PKB, PPP, Nasdem, dan Hanura, ingin coba bangun untuk kebersamaan di pilkada gubernur dan juga untuk daerah-daerah yang ada di Jawa Barat yang ikut pilkada,” ungkap Saan.

Saan menambahkan koalisi empat partai nantinya akan membuat poros baru untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur Jabar. Jumlah kursi keterwakilan di DPRD Jabar milik keempat partai 24 kursi. ()BIH


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here