Peluang Besar Diusung Demokrat di Pilkada Kota Sukabumi, Andri: Belum Tahu

Mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami. Kini menjadi kader Partai Demokrat (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

SUKABUMI, PemiluUpdate.com – Pasca pertemuan tertutup di Rumah Dinas Walikota Sukabumi beberapa waktu lalu, Andri Setiawan Hamami dikabarkan semakin santer akan diusung Partai Demokrat sebagai bakal calon wakil wali kota di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. 

Informasi yang diterima PemiluUpdate.com di kalangan internal Demokrat, kepastian Andri –mantan ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi– akan diusung partai berlambang bintang tersebut kabarnya sudah 100 persen. 

“Pokoknya seperti itu, 100 persen beliau (Andri) akan diusung Demokrat,” ujar Ketua Bidang Humas dan Publikasi Partai Demokrat Kota Sukabumi Aldo Andreas Darmawan melalui sambungan telpon, Senin (7/8/2017).

Bahkan Aldo mengungkapkan hasil survei internal yang dilakukan Demokrat menunjukkan jika Andri masuk dalam posisi empat besar bersama Mohamad Muraz, Achmad Fahmi, dan Mulyono. 

“Posisinya tetap F2 dengan mengusung paket Fahmi-Andri (FAHAM). Dalam waktu dekat akan ada kepastian secara resmi dari Demokrat,” ungkapnya.

Secara terpisah Andri Setiawan Hamami saat dikonfirmasi terkait kepastian akan diusung Demokrat, menegaskan jika dalam politik tidak ada yang 100 persen. Bahkan dirinya mengaku, belum mengetahui sama sekali mengenai kabar tersebut. 

“Saya malah tidak tahu itu dan juga belum ada obrolan khusus, begitu juga kebijakannya dari Demokrat,” katanya melalui sambungan telpon. 

Namun Andri tidak menampik apabila dari hasil tiga lembaga survei internal Demokrat, namanya masuk empat besar. “Iya memang masuk empat besar dari tiga lembaga survei, paketnya ada yang FAHAM dan MANDIRI (Muraz-Andri),” katanya. 

Lebih lanjut Andri mengatakan alasan Demokrat berniat mengusungnya menjadi bakal calon wakil wali kota karena masih banyak permasalahan yang perlu diselesaikan di Kota Sukabumi seperti ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. 

“Dari awal saya sudah katakan, kalau diminta saya siap. Apalagi tanpa harus Pilkada, program saya membangun mart di desa dan kelurahan di Kota serta Kabupaten Sukabumi tetap berjalan,” ujar Andri lagi.

Jika memang benar akan diusung Demokrat, Andri siap untuk melepas status sebagai Kader Golkar.

“Bisa iya dan bisa tidak saya jadi kader Demokrat. Lihat saja nanti aturannya, saya diminta atau tidak seperti hal proses penjaringan di Gerindra juga belum tentu lolos,” ungkap Andri. ()Herry Febrianto


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here