Golkar Cirebon Tolak Dedi Mulyadi sebagai Calon Gubernur Jabar

Ilustrasi: Ketua DPD Partai Golkar Dedi Mulyadi menghadiri agenda partai di Kota Cirebon (Istimewa/rakyatcirebon.co.id)

CIREBON, PemiluUpdate.com – Sebagian kader Partai Golkar Kota Cirebon menolak Dedi Mulyadi jika akhirnya ikut dalam kontestasi Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2018. Mereka menghendaki kader asal wilayah Pantura.

Dedi yang kini menjabat Bupati Purwakarta sekaligus ketua DPD Partai Golkar Jabar adalah sosok belahan Priangan, sisi lain Tanah Pasundan.

“Kami menolak calon yang diusung Partai Golkar, dalam hal ini Dedi Mulyadi,” kata Juhaeni, kader Partai Golkar, di Kota Cirebon, Senin, 7 Agustus 2017.

Juhaeni tidak menyebutkan jumlah pasti kader yang “membangkang” dimaksud. Dia cuma menyebutkan bahwa “ratusan” kader partai Golkar di Kota Cirebon sepakat mendukung tokoh muda Pantura, Daniel Mutaqien. Daniel hendak dipasangkan dengan Ridwan Kamil, wali kota Bandung.

Daniel adalah putra mantan Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin (Yance). Yance adalah salah seorang calon gubernur pada Pilkada Jabar 2013.

Juhaeni menambahkan partai beringin seharusnya tidak sembarangan menetapkan calon yang diusungnya untuk memperebutkan kursi nomor satu di Jabar. Golkar seharusnya memperhitungkan kerinduan warga Cirebon yang sudah lama menghendaki tokohnya memimpin Jabar.

“Selama ini Jabar tidak pernah dipimpin oleh tokoh dari Pantura. Kami sangat berharap gubernur atau wakil gubernur mendatang dari sini. Kami menilai Daniel memiliki prestasi bagus,” kata Juhaeni.

Soal lain, Juhaeni menegaskan popularitas Dedi Mulyadi masih kalah ketimbang Daniel di wilayah pantura, khususnya Kota Cirebon. ()SSH


[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here